Saturday, September 17, 2011

Iman Hijrah dan Jihad : Pengertian Jihad di dalam Islam, Penjelasannya dan Tingkatannya


Orang yang berniat menuntut kebenaran harus mengetahui, bahwa perkataan ''jihad'' itu bahasa 'Arab, yang artinya menurut yang asli ialah:''bersungguh-sungguh mencurahkan segenap tenaganya untuk melawan musuh''. Adapun perkataan ''jihad'' itu berasal dari perkataan ''jahd'' yang artinya kekuatan.

Menurut keterangan sahabat Ibnu Abbas r.a. Perkataan ''jihad'' itu artinya :''mencurahkan segenap kekuatan dan bukanlah ketakutan untuk membela Allah terhadap cercaan orang yang mencerca dan permusuhan orang yang memusuhi'', dan menurut arti yang tertentu bagi syariat perkataan ''jahad'', itu artinya :''Bersungguh-sungguh mencurahkan segenap kekuatannya untuk membinasakan orang-orang kafir, dan termasuk pula berjihad terhadap nafsu, terhadap syaithan dan terhadap orang-orang pendurhaka''.

Oleh sebab itu di dalam Islam jihad itu terdiri dari empat tingkatan ;
1. Jihad terhadap nafsu.
2. Jihad terhadap syaithan.
3. Jihad terhadap ahli menganiaya, dan ahli-ahli berbuat jahat serta ahli-ahli bid'ah (pengubah peraturan-peraturan agama ALLAH yang telah pasti).
4. Jihad terhadap kaum kafirin dan musyrikin.

Keempat tingkatan jihad ini terkandung dalam firman ALLAH yang bunyinya :

''Wa jaahiduu fillahi haqqa jihaadihi''
''Dan berjihadlah kamu di dalam - Membela agama - ALLAH dengan sungguh-sungguh jihad.''(Al-Qur'an surat Al-Hajj ayat 78)

Menurut petunjuk Al-Qur'an, tidak dapat kita berjihad jika tidak dengan berhijrah, dan tidak dapat kita berhijrah jika tidak dengan beriman. Jadi seseorang tidak akan dapat berjihad jika ia tidak berhijrah lebih dulu, dan seseorang tidak akan dapat berhijrah jika ia tidak beriman lebih dulu. Adapun seseorang sesudah beriman lalu berhijrah kemudian berjihad, maka ia boleh menharapkan rahmat ALLAH Subhana wa Ta'ala.

Sebagai sandaran uraian itu kami kemukakan firman ALLAH yang lainnya :

''Innalladzina amanuu walladzina haajaru wa jaahadu fiisabiilillahi uulaika yarjuuna rahmatallahi wallahu ghafuruu rahiimu''

''Bahwasanya orang-orang yang beriman, dan orang-orang yang telah berhijrah, atau orang-orang yang telah berjihad di jalan (agama) ALLAH, mereka itu mengharap-harapkan rahmat ALLAH, dan ALLAH itu Maha Pengampun lagi Maha Pengasih.''(Al-Qur'an surat Al-Baqarah ayat 218).

Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment

Berkomentarlah dengan santun