Wednesday, June 20, 2012

Iman Hijrah dan Jihad Blogspot[dot]Com ; Pahlawan Tauhid : Pemberantas Mitos di Nageri para Berhala



Di negeri berhala berkembang mitos kemusyrikan. Umar Ra pernah tertawa sendiri, ia teringat pada masa jahiliyah ketika ia membuat patung tuhannya sendiri dari roti. Suatu saat ia lapar namun tidak ada makanan, tuhannya itu dia makan sendiri. Alangkah bobroknya tauhid masyarakat waktu itu.



Sahdan ribuan tahun sebelum itu, di negeri Babilonia. Seorang pemuda yang sangat pemberani sendirian menghancurkan berhala-berhala di tempat penyembahan. Ia sisakan patung yang paling besar dan di lehernya di kalungkan kapak.

Raja dan tentara Namruz menangkap Ibrahim sang pemuda pemberani. ''Mengapa Anda menghancurkan Tuhan kami?''

Sang Nabi menjawab, ''Tanyakan saja pada patung yang paling besar itu!''

''Bagaimana kami akan bertanya pada patung itu?''

Ayah para Nabi inipun berkata, ''Benda yang tidak bisa menjawab pertanyaan, mengapa kalian sembah?''

Selanjutnya pahlawan Tauhid ini berkata, ''Tanyakan saja pada patung yang tersisa itu, bukankan di lehernya ada kapak? Hanya dia saja yang ingin disembah maka patung-patung yang lain di hancurkannya!''



Kemudian misi ajaran tauhid ini dilanjutkan oleh baginda Nabi Muhammad SAW. Ajaran tauhid ini tidak lain untuk menghancurkan berhalaisme patung-patung. Penyembahan patung-patung ini sebagai gambaran pola kehidupan materialistis. Paham materialistis yang respulsif telah menutup matahati masyarakat. Matahati itu telah menggoncangkan Mekah. ''Para budak menyerahkan keringatnya untuk memperkaya tuan-tuan. Tertindas di bawah kaki tuan-tuan yang telinganya tak mau mendengar rintihan kesengsaraan.''



Rasul sebagai pahlawan Tauhid ingin menghilangkan itu. Ia ingin merubah negara berhala yang penuh mitos menjadi negeri Qur'ani yang penuh Tauhid. Tidak mencuri, tidak berzinah, tidak membunuh anak kandung sendiri dan tidak musyrik merupakan materi sumpah setia yang di ucapkan penduduk Yatsrib kepada Nabi dalam Baiat Al Aqobah. Sumpah setia ini di ikrarkan untuk menciptakan umat yang bertauhid.



Melihat kisah diatas yang ternyata, para pahlawan Tauhid, dari dahulu sampai dengan sekarang hanya membawa satu misi la ilaha illallah. Ia merupakan konsep tertinggi tentang ketuhanan. The highest conception of godhead. Juga merupakan jalan utama menuju kebahagiaan.



Nabi bersabda, ''Segala sesuatu ada jalannya dan jalan ke surga adalah La illaha illallah.''



ALLAH berfirman, ''Janganlah kamu adakan Tuhan lain selain ALLAH, agar kamu tidak tercela dan di tinggalkan,'' Qs. Al Isra:22



Alangkah Naifnya hidup dalam keadaan tercela dan tidak di sukai lalu di jauhi ALLAH.



Tuhan itu dekat. Semakin kita dekat akan semakin dekat pula IA kepada kita. Jika yakin bahwa Tuhan itu dekat maka tumbuhlah rasa percaya diri. Bagai seorang tentara, bila pistol ada pada tubuhnya maka ia akan bertambah rasa percaya dirinya. Tapi bila senjatanya tidak dekat darinya maka hilanglah rasa percaya dirinya. Karena itulah pahlawan tauhid akan kuat jiwanya, berkat keyakinan yang kokoh bahwa ALLAH selalu bersamanya, bahkan lebih dekat dari urat nadi dirinya.



Dekat kepada ALLAH perlu pengorbanan. Pengorbanan ini di ajarkan dengan cara berkurban pada hari raya ied al kurban. Kurban itu sendiri bermakna dekat. Ibrahim AS dan Muhammad SAW adalah dua figur yang telah mencontohkan kurban dan pengorbanan. Dari dua contoh tersebut, kita dapat memaknai kurban secara kualitatif bahwa kita harus mengorbankan keinginan kita sendiri, bahkan mimpi-mimpi kita. Tidak semua kehendak dan mimpi-mimpi kita tercapai.



Sebagai pahlawan apalagi pahlawan Tauhid pendekatan pengorbanan kepada ALLAH wajib di laksanakan.



Nabi Muhammad Sang Pahlawan Tauhid



Diridlai dan dicintai ALLAH, sebuah mutiara yang amat mahal harganya. Demi mendapat ridla ALLAH, kita harus menyatukan keinginan kita dengan keinginan ALLAH.

ALLAH berfirman dalam kitab sucinya, ''Kamu lihat mereka sujud dan ruku mencari karunia dan ridla ALLAH, tanda-tanda mereka nampak pada muka mereka dari bekas sujud.'' Qs 48:29.



Selanjutnya ALLAH bertanya, ''Apakah orang yang mengikut keridlaan ALLAH sama dengan orang mendapat kemurkaan.'' Qs. 3:162.



Selain itu, agar keinginan kita tercapai, memperoleh kemudahan, dan rezeki yang luas. Resepnya mudah. Anda harus mencintai ALLAH, nanti ALLAH dan seluruh mahluk akan mencintaimu. Jika ALLAH dan seluruh mahluk mencintai kita maka segala masalah akan terselesaikan. Untuk dicintai ALLAH kita juga harus menolong-Nya.



ALLAH berfirman, ''Jika kamu menolong ALLAH maka ALLAH akan menolong kamu.'' Qs. 47:7, dan Tuhan Yang Maha Tinggi ini pun menyatakan, ''Sesungguhnya ALLAH akan menolong orang-orang yang menolong-Nya.'' Qs. 22:40.



Tetapi ingat bahwa ALLAH tidak memerlukan pertolongan, menolong ALLAH bermakna menolong agama ALLAH, mengagungkan ALLAH dengan pengagungan Tauhid yang sebenarnya.

ALLAH SWT berfirman, ''Dia bukan pula hina yang memerlukan pertolongan.'' Qs. 17:111.

Ibnu Jarir berkata, ''Ayat ini menjawab perkataan Shabiin dan Majusi bahwa Tuhan itu hina dan lemah bila tidak ada yang membela. Maka turunlah ayat tersebut.



Selanjutnya, agar dicintai ALLAH kita juga harus mencintai Rasul. Rasul wajib di bela dan dianut . Dialah yang mengaplikasikan seluruh petunjuk ALLAH. Beliau di program oleh ALLAH untuk menjadi pahlawan Tauhid. Bahkan sejak dulu kala namanya tertulis di dalam kitab-kitab kuno. Sampai detik inipun namanya tercantum sebagai orang nomor satu di jajaran 100 tokoh dunia.

Al-Qur'an menyatakan, ''Dan kami angkat namamu menjadi sangat populer?'' Qs. Al Insyiroh:4. Kitab-kitab kuno yang mencantumkan informasi tentang beliau antara lain :



Kitab Bavishya Purana



Dalam kitab hindu ini disampaikan bahwa Rasul yang akan datang ini adalah ummi (buta huruf) dan jelas-jelas di sebut nama Muhammad di dalamnya.



''Kemudian seorang dengan julukan ''orang yang tak berilmu'', Muhammad namanya dan seorang penduduk Arab datang dengan sahabat-sahabatnya. Hai penduduk dari tanah Arab dan tuan dari seluruh dunia kepadamulah persembahan saya! (Bavishya-Purana, Purwa 3, Khand 3, Adiya 3, Salob 3, 7, 8).



Kitab dasatir XIV



Kitab agama Persia ini menggambarkan akan datang seseorang dari tanah Arab yang akan menghancurkan negara super power baik Persia maupun Romawi.



''Apabila orang-orang Parsi terjerumus ke dalam budi pekerti yang begitu rendah. Seorang akan di lahirkan di tanah Arab, yang pengikut-pengikutnya akan membikin terbaliknya takhta kerajaan mereka, agama dan segala barang.

Seorang yang berkepala batu yang amat berkuasa dari Parsi itu akan di kalahkan. Rumah yang yang dibikin itu (yang di maksud disini ialah Nabi Ibrahim AS yang membangunkan Ka'bah), dan dimana berhala-berhala banyak terdapat disitu, akan disucikan dari berhala-berhala itu dan orang banyak akan menjalankan shlatnya dengan menghadap Ka'bah itu. Pengikut-pengikut akan menawan kota-kota orang Parsi dan Thaus dan Balkh dan lain-lain tempat yang besar-besar di sekelilingnya. Rakyat akan menjadi kacau satu persatu. Orang-orang yang pintar dari tanah Parsi dan lain-lainnya akan menggolong kepada pengikut-pengikutnya.''



Kitab Injil Barnabas



Barnabas adalah murid langsung Nabi Isa AS. Dalam kitabnya tercantum tantang Nabi Muhammad. Kitab itu memberitakan.



''Bahwasanya nama yang diberkati itu ialah Muhammad.''

Ketika orang banyak sama mengangkat suaranya sambil berkata, ''Ya ALLAH ! Utuslah oleh-Mu Utusan-Mu kepada kami ! Ya Muhammad, marilah segera datang untuk melepaskan dunia ini !''
Barnabas, 97:18 dan 19.



Sang pahlawan tauhid ini harus dicintai, diikuti, dan di taati. Sesungguhnya, ALLAH dan malaikat-Nya melestarikan ajaran Tauhid yang di bawa Nabi Muhammad. Maka orang-orang yang beriman wajib melestarikan dan menyerahkan dirinya pada ajaran tauhid ini.



Ajaran tauhid wajib dilestarikan, dengan cara mencontoh budi pekerti Rasul. ''Budi pekerti beliau adalah Al-Qur'an, beliau marah karena kemarahan Al Qur'an dan beliau ridla karena keridlaan Al Qur'an. (HR. Muslim). Keridlaan dan kemarahan Nabi Muhammad di dasarkan kepada Al-Qur'an.''



Insya ALLAH, jika berbekal Al-Qur'an dan Sunnah Rasul, berhalaisme akan lenyap dari bumi ini, amin.



Post Terkait :

Tuesday, June 19, 2012

Iman Hijrah dan Jihad Blogspot[dot]Com : Lima Huruf Sebagai Bekal Perjalanan (Kaf Ha Ya' 'Ain Shad)

Bismillahirrahmairrahim

Suatu ketika, Malik bin Dinar sedang berjalan untuk menunaikan ibadah haji. Ditengah perjalanan, ia melihat seorang pemuda tengah berjalan kaki tanpa membawa bekal dan kendaraan. Anehnya, ,eski menempuh perjalanan yang sangat jauh, sipemuda tak membawa air sekedar menghalau haus selama di perjalanan. Namun begitu, si pemuda terlihat tenag-tenang saja.


Aneh. Begitu yang terlintas di benak Malik bin Dinar mengetahui si pemuda tidak membawa bekal apapun. Padahal, perjalanan yang ia tempuh sangat jauh. Makanya Malik bin Dinar menyambangi si pemuda. Kepada sipemuda , Malik bin Dinar menyapa terlebih dahulu seraya mengucapkan seuntai kata salam untuknya. ''Assalamu'alaikum.'' Tanpa rasa canggung, sipemudapun menjawab uluk salamnya. ''Wa'alaikumsalam''. Selanjutnya, perbincangan di antara keduanya pun berlanjut.


''Wahai pemuda, dari manakah engkau datang''? Tanya Malik bin Dinar.
''Dari sisi-Nya,'' jawab si pemuda.
''Mau kemana?''
''Mau ke sisi-Nya.''
''Mana bekalmu?'' Malik bin Dinar melanjutkan pertanyaannya.
''Dalam tanggungan-Nya,'' jawab si pemuda
''Jalan ini tidak bisa di tempuh tanpa bekal dan air,'' kata Malik bin Dinar.
''Baiklah,'' Malik bin Dinar melanjutkan, ''Apakah engkau mempunyai sesuatu?''
''Kaf Ha Ya' 'Ain Shad,'' jawab si pemuda.
Si pemuda melanjutkan, ''ketika aku memulai perjalanan, aku telah membawa lima huruf sebagai bekal.''
Malik bin Dinar bertanya,''Lima huruf yang manakah itu?''
SiPemuda menjawab, ''Allah swt berfirman : ''Kaf Ha Ya' 'Ain Shad.''
''Apa maknanya?'' tanya Malik bin Dinar.

''Kaf artinya Kafi (Dzat Yang Mencukupi). Ha artinya Hadi (Pemberi Hidayah). Ya' artinya Mu'wi (Dzat Pemberi Tempat). 'Ain artinya 'Alim (Yang Maha Mengetahui Segala Sesuatu) dan Shad artinya Shadiq (Yang Benar dalam Janj-Nya,'' si pemuda menjelaskan.


''Maka,'' lanjut si pemuda, ''barang siapa yang temannya adalah Dzat Yang Mencukupi, Memberi Petunjuk, Memberi Tempat, Mengetahui Segala Sesuatu, dan Benar dalam Janji-Nya, Apakah masih memerlukan orang lain dan apakah masih takut kepada orang lain? Dan apakah masih perlu membawa bekal dan air bersama-Nya?''


Mendengar ucapannya, Malik bin Dinar bermaksud memberikan baju miliknya kepada si pemuda. Tetapi si pemuda menolaknya. Ia mengelak. ''Telanjang dari baju dunia itu lebih baik. Kalau halal pasti di hisab dan kalau haram pasti pasti akan mendatangkan azab,'' ucap si pemuda.


Ketika malam mulai gelap, si pemuda menengadahkan wajahnya kelangit. Selanjutnya ia memanjatkan doa, ''Wahai Yang Maha Suci, yang gembira dengan ketaatan hamba-Nya, dan tidak rugi oleh dosa-dosa hamba-Nya, berikanlah kepadaku yang menyebabkan Engkau senang, yakni taat. Dan ampunilah sesuatu yang karenanya Engkau tidak rugi, yakni dosa.''


Lalu ketika orang-orang memakai pakaian ihram dan mengucapkan Labbaik, si pemuda diam saja.


Malik bin Dinar penasaran. Makanya, ia bertanya, ''Mengapa engkau tidak mengucapkan Labbaik?''


Si pemuda menjawab, ''Aku takut bila aku mengucapkan Labbaik wa la Sa'daik (labbaik-mu tidak diterima dan Sa'daik-mu tidak di terima). Yakni, Dia tidak mau mendengarkan suaraku dan Dia tidak akan memandangku.''


Setelah itu si pemuda pergi. Sepanjang perjalanan, Malik bin Dinar tidak menjumpai si pemuda. Malik bin Dinar baru melihat kembali si pemuda ketika berada di Mina.


Di Mina, si pemuda tampak tengah membaca beberpa syair yang maknanya, ''Dia adalah kekasih yang menyukai darahku di alirkan. Darahku ditanah Haram pun Halal untuk-Nya. Dan di luar tanah Haram pun, demi ALLAH, seandainya ruhku tahu bahwa ia bergantung kepada Dzat Yang Maha Suci, maka ia akan berdiri dengan kepala, bukan dengan kaki

Dan orang yang biasa mencaci maki, janganlah mencaciku karena mencintai-Nya. Seandainya kalian melihat apa yang aku lihat, maka sekali-kali kalian tidak akan mencaciku.


Orang-orang berthawaf di sekeliling Baitullah, seandainya mereka berthawaf di sekeliling ALLAH, maka mereka tidak akan bergantung kepada tanah Haram.


Pada hari raya orang-orang berkurban kambing. Akan tetapi pada hari itu Kekasihku mengorbankan jiwaku. Orang-orang telah telah selesai menuniakan ibadah haji, dan hajiku adalah sesuatu yang membuatku tenang. Orang-orang telah berkurban. Aku berkurban dengan darah dan nyawaku.''


Selanjutnya si pemuda berdo'a, ''Ya ALLAH, orang yang telah mendekatkan diri kepada-Mu melalui berkurban. Dan aku tidak mempunyai sesuatu yang bisa aku kurbankan. Aku memilki nyawa. Aku persembahkan nyawaku kepada-Mu. Maka, terimalah, ya ALLAH.''


Tak lama setelah memanjatkan do'a, si pemuda menjerit dan jatuh. Ia meninggal dunia. Tak lama berselang terdengar suara gaib. Suara itu berkata demikian, ''Ia adalah temannya ALLAH swt''


Lalu, Malik bin Dinar mengurusi pengebumiannya. Sepanjang malam Malik bin Dinar memikirkan tentang si pemuda yang di jumpainya itu. Dalam keadaan seperti itu. Dan dalam tidurnya, Malik bin Dinar bermimpi bertemu dengan si pemuda.
''Bagaiamana keadaanmu?'' tanya Malik bin Dinar.
Aku telah di perlakukan seperti para syuhada Badar, bahkan di lebihkan dari mereka,'' jawab si pemuda.
''Mengapa engkau di lebihkan dari mereka?'' lanjut Malik bin Dinar.
''Mereka Syahid dengan pedang musuh, dan aku syahid oleh pedang kerinduan kepada ALLAH swt,'' jawab si pemuda.
*****


Allah yang menciptakan manusia. Allah pula yang menjamin rezekinya. Bahkan seekor binatang melatapun, mahluk yang tidak di lengkapi dengan akal dan jauh dari kesempurnaan fisik layaknya manusia, telah di tentukan rezekinya masing-masing. Dalam hal ini, firman-Nya dalam surat Hud ayat 6, ''Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan ALLAH-lah yang memberi rezekinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh).''


Karenanya, sejatinya manusia tidak perlu cemas memikirkan apa yang akan ia makan hari ini. Ia tidak perlu risau rezeki apa yang akan ia dapatkan sebagai bekal menyambung hidupnya. Atau, tidak perlu terjun ke dunia maksiat untuk meraup rezeki-Nya. Tidak perlu terjadi cekcok antar teman, tidak perlu sinis terhadap tetangga, bahkan tidak terjadinya perang hanya karena soal perut.


Urusan rezeki sudah di tentukan untuk setiap masing-masing kita. Kecemasan hanya akan memperkeruh pikiran dan mengundang lahirnya kegelisahan yang lain. Apalagi, jika tidak di barengi dengan tindakan nyata. Sejauh ada kemampuan untuk berusaha, ALLAH akan membukakan jalan untuk setiap usaha kita. Dimana ada kemauan, disitu pula ada jalan. Demikian kata pepatah. Keberuntungan tidak pernah datang kepada orang yang tidak pernah menumpahkan keringatnya.


Perlu perjuangan untuk sampai di sebuah tempat wisata yang indah yang terletak di puncak gunung. Sepanjang jalan menuju kesana, kondisi jalan tak selalu rata. Terkdang kita harus melintas di jalan berkelok. Tak jarang kita di hadapkan dengan kontur jalan yang menanjak. Belum lagi harus melawan panasnya terik atau melawan stres yang mungkin hinggap sepanjang mengendara. Akan tetapi, bukankah semua itu terasa indah setelah kita sampai di tempat tujuan?


Jika diibaratkan bahwa hidup ini adalah sebuah perjalanan, maka segala bentuk kesulitan maupun kesenangan yang mungkin pernah kita kecap tak ubahnya pemandangan yang mewarani perjalanan yang kita tempuh. Dan boleh jadi, karena dua sisi yang berbeda itu hidupu kita menjadi lebih berwarna dan penuh makna. Dengan bekal yang cukup, kita tak perlu takut menghadapi hidup. Berbekal Iman kepada ALLAH dan menyandarkan segala urusan hanya kepada-Nya menjadi kekuatan untuk menjalani hidup menjadi lebih hidup.

Wallahu'alam bil Shawab.

Iman Hijrah dan Jihad Blogspot[dot]Com : KEBANGKITAN ISLAM : ''Indonesia Hari Ini''



Indonesia yang luas daratannya 1.992.570 Km2 (16 besar) berpenduduk :



75.000.000             jiwa tahun  1950



92.701.000             jiwa tahun  1960



119.467.000           jiwa tahun  1970



146.449.000           jiwa tahun  1980



178.302.000           jiwa tahun  1990



209.342.000           jiwa tahun  2000



237.973.000           jiwa proyeksi tahun  2010



261.802.000           jiwa proyeksi tahun  2020



 



Prosentasi pembagian umur (sensus 1990) :



0 – 14 = 36,6%                       15 – 29 = 28,3%



30 – 44 = 18,1%                    45 – 59 = 10,6%



60 – 74 = 5,2%                                   75 = 1,1%



 



Dari data kependudukan seperti ini, kita dapat meletakkan visi kita untuk Indonesia masa depan agar dapat bangkit, berdiri sama tinggi dan duduk sama rendah di tataran dunia antar bangsa. Membangkitkan Indonesia dari keterpurukan adalah diterobos mutlak melalui perbaikan kwalitas bangsa, tak ada jalan lain hanya melalui peningkatan pendidikan. Jumlah Sumber Daya Insani yang harus mendapatkan perhatian serius ternyata sangat signifikan jumlahnya, mencapai hampir 65%. Jika Indonesia gagal menata generasi angkatan pertama dan dua ini (0-14 tahun dan 15-25 tahun), sudah barangpasti 20 tahun mendatang nasib bangsa Indonesia tidak dapat dibayangkan betapa nistanya di pergaulan antar bangsa, atau mungkin Indonesia hanya akan menjadi kenangan. Namun jika ditangani pendidikannya secara tepat dan serius, maka kegemilangan Indonesia akan menjadi kenyataan.



Melalui pendidikan yang benar dan tepat, budaya baru Indonesia dapat ditumbuhkan. Budaya Indonesia hari ini, cenderung tidak dapat bersatu, tidak mempunyai etos kerja yang tinggi, tidak mandiri dalam membangun diri, kurang berorientasi pada ilmu pengetahuan, sumber daya tenaga kerja lemah dan rendah, tidak produktif, dan lain-lain lagi. Semuanya itu merupakan indikator kemunduran kwalitas bangsa (Ummat). Karenanya, harus diciptakan kontra budaya, dan sekali lagi jalan satu-satunya adalah pendidikan. Bangsa Indonesia harus sanggup menyisihkan segala yang dimiliki untuk mendidik bangsa. Memang terasa aneh, berbangsa dan bernegara kok hanya berbicara pendidikan. Bagi kelompok yang berfikir instan, memang hal itu merupakan keanehan, namun bagi bangsa yang berfikir kebaikan masa depan bangsanya yang hari ini sedang sengsara dilanda keterpurukan, maka perkara itu bukan merupakan hal yang aneh. Bangsa yang arif akan memilih jalan perbaikan pendidikan secara mutlak bagi bangsanya, sekalipun hasil yang akan diraihnya menunggu waktu yang sangat lama. Namun bila dilaksanakan dengan tekun dan penuh kesabaran, hasil yang diidam-idamkan, yakni kesejahteraan dan perubahan budaya dari budaya negatip menjadi budaya positip sudah pasti akan dirasakan. Masa 20 tahun memang panjang, namun masa menunggu perubahan budaya yang diakibatkan perbaikan pendidikan akan dapat dirasakan walau sebelum 20 tahun.



Kelak jika pendidikan dibangun dengan serius, budaya bangsa Indonesia akan menjadi cinta kesatuan dan persatuan karena manusia terdidik yang baik akan mendahulukan urusan kebersamaan (kekitaan) daripada urusan pribadi dan golongannya. Manusia terdidik dengan baik akan bersikap mendahulukan kepentingan bangsa dan negaranya. Bangsa yang terdidik individu-individunya akan mempunyai etos kerja yang tinggi, karena semua yang mereka lakukan berdasar kalkulasi riel. Bangsa yang terdidik dengan baik akan menjadi bangsa yang mandiri. Maknanya tatkala mereka berkepentingan dengan bangsa lain, mereka akan mampu merumuskan dengan produk yang mereka hasilkan dan bukan mengandalkan hutang karena sememangnya kehidupan ini saling ketergantungan. Bangsa yang terdidik dengan baik akan dapat menyumbangkan ilmu pengetahuan bagi pencerahan dunia masa depan, bersama-sama bangsa-bangsa dunia lainnya, sehingga mampu berinteraksi ilmu pengetahuan dan teknologi di tataran antar bangsa. Bangsa yang terdidik akan mempunyai tenaga kerja yang kuat dan produktif, karena lapisan dasar tenaga kerjanya terdiri dari sumber daya yang pengetahuannya sesuai dengan pekerjaannya. Bangsa yang terdidik dengan baik, akan menjadi bangsa yang amanah dan terhormat sehingga tanpa diminta, bangsa lain akan menghormatinya, dan mereka akan berhitung seribu kali jika akan mengambil kebijakan yang tidak tepat kepadanya, apatah lagi menghinanya. Dan bangsa yang terdidik dengan baik pasti akan menjadi bangsa yang kaya dan sejahtera, karena mereka sanggup mensyukuri nikmat Tuhan yang selalu diberikan kepadanya. Dan itulah Budaya Baru Indonesia yang harus diwujudkan dan itu juga yang kita maksudkan dengan kontra budaya itu. Indonesia Cerdas, Indonesia Toleran, Indonesia Damai, dan Indonesia yang Cinta Hukum.



Jika seperti itu kontra budaya yang kita ciptakan melalui Budaya Baru Indonesia, maka kebangkitan Dunia Islam melalui dan dimulai dari Indonesia (kata banyak orang) bukan merupakan hal yang mustahil. Oleh karenanya, kita sebagian kecil dari bangsa Indonesia memulai ke arah itu. Kita katakan dengan bahasa lisanul hal, kita mulai melangkah membangun dan merealisir visi Budaya Baru Indonesia (kontra budaya). Dari desa yang sunyi ini, kita ubah suatu paradigma bahwa hanya kotalah yang mampu mewujudkan fasilitas pendidikan yang memadai. Ternyata desa jika ditata dan di-manage dengan amanah dan jujur perkembangannya jauh lebih cepat daripada kota yang tidak berbudaya.



Membangun pendidikan yang baik berarti mendidik berorientasi masa kini dan masa depan. Itu pula yang dinamakan modern. Karenanya pendidikan modern  tidak dapat difasilitasi dengan fasilitas yang tidak mempunyai nilai kekinian.



Fasilitas modern bukan terbatas hanya dalam bidang fisik, namun segala yang memehuni persyaratan modern. Modern bermakna visioner, karenanya visi pendidikan mesti diarahkan kepada kebangkitan Indonesia yang dapat berdiri sama tinggi duduk sama rendah di tataran antarbangsa. Pendidikan modern bermakna pendidikan yang berprogram jelas. Program pencapaian pendidikan Indonesia harus diarahkan membangkitkan bangsa Indonesia menjadi setara dengan bangsa-bangsa lain dalam segala bidang dan aspek kemajuan dan perkembangan bangsa-bangsa menjadi bangsa yang arah berfikirnya berwawasan antar bangsa. Pendidikan modern mesti berorientasi pada dunia ilmu pengetahuan dan perkembangannya. Budaya Indonesia ke depan adalah ditentukan oleh hasil pendidikan yang berorientasi ilmu pengetahuan yang tak kunjung henti, ilmu pengetahuan yang tidak pernah kenal titik berhenti. Pendidikan modern harus mempunyai sarana disiplin. Dalam kehidupan modern, disiplin merupakan sesuatu yang mesti diwujudkan. Disiplin bukan milik kalangan militer atau sipil, semua bangsa modern pasti konsisten dengan disiplin. Bangsa akan hancur jika disiplin disepelekan dalam kehidupan kesehariannya. Disiplin inilah yang akan menghantarkan suatu bangsa akan kenal prosedur hidup bermasyarakat dan berbangsa. Disiplin pula yang akan membawa bangsa akan mencintai kehidupan bertatahukum yang rapi. Masyarakat atau bangsa yang berdisiplin sebagai cermin masyarakat yang dapat menghormati hukum dan menegakkannya dalam tatanan hidup kesehariaannya, baik untuk dirinya maupun masyarakat dan negaranya. Dalam kehidupan pendidikan modern, diperlukan sarana yang dapat membawa kepada tingkatan hidup yang mengarah kepada etos kerja yang tinggi. Tanda masyarakat modern adalah mempunyai etos kerja tinggi dan bertanggung jawab terhadap pekerjaannya.



Karenanya, semua sarana yang diperlukan untuk menunjang kehidupan pendidikan modern seperti itu harus kita adakan jika kita menginginkan Indonesia ini menjadi bangsa yang maju dan modern di masa kini dan mendatang. Tatkala bangsa Indonesia sudah memasuki era pendidikan modern seperti yang telah diuraikan tadi, tentu bangsa ini akan tampil dengan gagah, bangga menjadi bangsa Indonesia dengan kebanggaan yang beralasan. Bangsa Indonesia akan menjadi cinta persatuan dan kesatuan, sebab pikirannya sudah menjadi cerdas, wawasannya menerobos cakrawala yang tak terbatas oleh kekangan-kekangan tetek-bengek yang mematikan makna persatuan dan kesatuan bangsa. Bangsa Indonesia akan menjadi bangsa yang sanggup hidup berdampingan dengan sesama bangsanya dan bangsa-bangsa dunia lainnya. Solidaritasnya tak terbatas hanya oleh kepicikan isme-isme dan madzhab-madzhab yang membelenggu kehidupan. Bangsa Indonesia yang terdidik ini akan menjadi bangsa yang sanggup berkorban demi kemajuan bangsa dan ummat manusia secara keseluruhan.



Tentang pengorbanan, bangsa di dunia manapun pada taraf kehidupan adapun, di negara maju pun mereka masih tetap dituntut untuk mempunyai jiwa pengorbanan yang tinggi terhadap perjuangannya. Dalam kesempatan mengisi dan memaknai perjalanan abad kebangkitan ini, kita sekelompok bangsa-bangsa yang sadar akan hakekat masa depan Dunia Islam, kita sedang mengasah terus jiwa kesadaran kita terhadap makna pengorbanan itu; di tengah-tengah keadaan yang serba terbatas, kita memberanikan diri untuk tampil menata kehidupan pendidikan bangsa dan ummat. Ini adalah manifestasi dan bentuk sebuah pengorbanan. Dan pengorbanan kita ini takkan berbatas dengan suatu titik pencapaian. Katakanlah dengan izin Allah kita dapat menyelesaikan proyek pembangunan pendidikan di tempat ini, maka kita akan melangkah ke berbagai tempat sesuai dengan program yang telah kita tentukan bersama. Untuk itu ada baiknya jika pada kesempatan ini kita bertanya kepada diri kita masing-masing. Sudah lelahkah kita untuk berkorban demi kejayaan dan kebangkitan pendidikan dan kemajuan Dunia Islam? Bila kita tidak merasa lelah apa yang dapat kita buktikan untuk itu semua ?. Bangsa yang selalu siap dengan pengurbanan, itu tandanya bahwa umur bangsa ini akan menjadi panjang dan tak terbatas.



Selanjutnya melalui mimbar ini,



Kepada ummat Islam Bangsa Indonesia dan segenap undangan lainnya, kami bertanya:



Sanggupkah kita dengan segala daya dan upaya kita berperan aktif membangun Bangsa Indonesia, demi kejayaan dan kegemilangan masa depan ?



Sanggupkah kita mendanai tanpa hutang luar negeri untuk program pembangunan pendidikan Bangsa dan Ummat ?



Baiklah ini adalah statement dan pernyataan kita, des itu adalah program yang harus kita lakukan secara konsekuen, sampaikanlah program pembangunan bangsa ini kepada segenap sahabat yang tidak berkesempatan hadir di majlis peringatan tahun baru 1423 H ini.



Sekali lagi kita berdo’a,



Semoga dalam seluruh hari di tahun 1423 H ini kita dapat mengabdikan diri kita demi kebangkitan kembali bangsa dari keterpurukan, dan semoga dengan tekad dan kesanggupan kita untuk berbuat ini Allah melapangkan segala cita-cita kebangkitan Bangsa Indonesia, Kebangkitan Ummat, dan Kebangkitan Dunia Baru Islam yang penuh Toleransi dan Perdamaian yang dapat dirasakan oleh segala lapisan Ummat Manusia tanpa kecuali. Amin.



Post Terkait :

Kebangkitan Islam yang ALLAH janjikan kepada Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam



KEBANGKITAN ISLAM : ABAD XV HIJRAH MERUPAKAN ABAD KEBANGKITAN ISLAM?



KEBANGKITAN ISLAM : Dunia Islam Setelah Wafat Rasulullah



KEBANGKITAN ISLAM : ABBASIYAH ( BANI ABBAS)



KEBANGKITAN ISLAM : DINASTI UTSMANI : 1300-1922 M



Walhamdulillahi Rabbil'alamin

Iman Hijrah dan Jihad Blogspot[dot]Com ; KEBANGKITAN ISLAM : BAGAIMANA DENGAN ''DUNIA ISLAM?''



Untuk menjawab pertanyaan ini, ada baiknya kita memberikan tanggapan dan pendapat atas kemampuan dua Blok Besar dunia yang telah kita gambarkan terdahulu. Kemampuan mereka mencapai prestasi seperti itu adalah dikarenakan pencapaian mereka di berbagai bidang aspek kemajuan, terutama kemajuan ilmu dan teknologi yang telah mereka kuasai dalam kehidupan ini, sehingga terkuasainya ilmu dan teknologi mampu memberikan kekuatan yang berarti dalam kehidupan secara individu maupun berkelompok,yang akibatnya mampu menguasai perjalanan sejarah dunia di mana mereka hidup.



Berbagai kejayaan yang pernah dicapai Ummat Islam dalam beberapa abad yang lalu baik sejak Dinasti Umayyah sampai Abbasiyah maupun Utsmaniyah, kuncinya adalah penguasaan ilmu dan teknologi juga.



Tokoh-tokoh ilmu pengetahuan muslim pada masa lalu menjadi penyumbang kemajuan peradaban dunia, dicatat oleh sejarah peradaban manusia hingga kini. Semua itu telah berlalu ditelan masa, sedangkan apa yang dialami oleh Dunia Islam masa kini berbicara lain, masih jauh dari makna kemajuan. Sehubungan dengan itu, pada waktu tibanya abad XV Hijriyah dua dasawarsa yang lalu, tepatnya pada bulan November 1980 M, bertepatan dengan pergantian abad hijriyah memasuki abad ke-15, ummat Islam menyambutnya dengan suatusikap dan tekad, bahwa abad ke-15 Hijrah adalah merupakan abad kebangkitan Ummat Islam. Di sana-sini, di berbagai negara-negara Muslim Ummat Islam menyambutnya dengan gegap gempita sebagai abad Kebangkitan Ummat. Banyak orang menandai Abad 15 ini sebagai Abad Kebangkitan adalah dengan tampilnya Revolusi Iran yang mampu merobohkan kekuatan Kerajaan menjadi Republik Islam.



Dan apa yang diyakini sebagai abad kebangkitan Islam ini ternyata masih dirajut dengan berbagai konflik antar negara-negara Islam itu sendiri, baik diakibatkan oleh konflik intern maupun ekstern. Abad Kebangkitan Ummat Islam diawali denqan konflik besar antara Republik Irak dengan Republik lslam Iran, peperangan dahsyat yang menelan waktu selama 7 tahun, mengorbankan nyawa ratusan ribu muslimin dan memusnahkan berbagai sumber daya lainnya, perang berhenti hanya karena masing-masing sudah kehabisan tenaga. Awal tahun 1980, Uni Soviet mengadakan invasi ke Afganistan, salah satu negara berpenduduk mayoritas Islam. Selama hampir 10 tahun Afganistan dibuat porak poranda oleh kekuatan negara adidaya komunis itu.



Pada bulan Agustus 1990, Irak menyerbu Kuwait dan mendeklarasikan bahwa Kuwait sebagai propinsi ke-19 bagi negara Irak. Januari 1991 pasukan koalisi pimpinan Amerika menyerang Irak dan memporak-porandakan Irak dan mengusir pasukan Irak dari Kuwait. Afganistan yang belum sembuh dari akibat invasi mendiang Uni Soviet, sepuluh tahun kemudian (akhir 2001) dibumihanguskan kembali oleh pasukan sekutu, di bawah pimpinan Amerika Serikat. Afganistan lumpuh, Irak lumpuh, Iran pun belum bangkit sepenuhnya dari akibat peperangan dengan Irak.



Belum lagi pergolakan di Palestina, yang setiap saat diselenggarakan perjanjian perdamaian antara masing-masing yang bersengketa namun sampai detik ini tak dapat diwujudkan perdamaian itu. Keganasan yang nyata-nyata dilakukan oleh kekuatan Yahudi seperti menjadi hal yang lazim, dunia tutup mata, kekuatan adidaya pun bersikap ganda. Dan konflik sepertinya tidak berhenti sampai di sini, sebab pertempuran hidup mati yang tidak seimbang terus berjalan di Palestina antara Israel dan Palestina.



Organisasi Konferensi Islam (OKI), perserikatan negara-negara berpenduduk Islam didirikan pada tanggal 25 September 1969 yang kini beranggotakan lebih dari 50 negara-negara berpenduduk Muslim, merupakan akibat dari aksi kekerasan yang dilakukan oleh Israil. Suatu gagasan konsolidasi Ummat lslam sedunia untuk membebaskan Yerusalem dari genggaman Israil.



Selain kegiatan politik, selanjutnya OKI juga menangani berbagai permasalahan yang lebih luas berkenaan dengan politik, ekonomi dan sosial budaya. Namun organisasi perserikatan ini sampai memasuki abad XV Hijriyah ini belum dapat dirasakan kesannya bagi kemajuan negara-negara anggotanya (yakni negara-negara Islam sedunia), hal ini sangat terasa tidak adanya pengaruh keberadaannya bagi kebrutalan tindakan negara Israil terhadap Palestina.



Abad XV Hijrah yang disambut sebagai abad kebangkitan Islam ini, sampai dengan tahun ini, yang hampir memasuki seperempat abad, ternyata belum menunjukkan adanya indikasi yang menunjang ke arah kebangkitan itu sendiri. Dunia Islam masih tampak stagnan, sementara masyarakat dunia di luarnya semakin bergerak maju, tanpa berhenti. Namun dibalik itu semua, masih ada suatu optimisme (yang beralasan), sedikitnya dunia Islam telah menorehkan kesadaran bahwa Abad ini disikapi sebagai Abad Kebangkitan, paling tidak, sikap dan kesadaran itu dapat mendorongnya menuju kebangkitan yang dicita-citakan.



Kebangkitan seperti apa yang dicita-citakan itu ? Belajar dari sejarah perjalanan panjang ummat manusia, kebangkitan itu harus diberi pigura yang jelas. Kebangkitan yang dicita-citakan adalah bangkit untuk ikut menata dunia bersama masyarakat lainnya menujutercapainya kesejahteraan dan perdamaian dunia (Q.S 106:3-4).



Maka hendaklah mereka menyembah Tuhan Pemilik rumah ini (Ka`bah).

Yang telah memberi makanan kepada mereka untuk menghilangkan lapar dan mengamankan mereka dari ketakutan. (Qs. Al-Quraisy:3-4)



Bangkit menata masyarakat adalah mengerahkan daya dan upaya untuk terus berpikir dan berbuat bagaimana mengembangkan diri dan membawa anggota masyarakat menjadi warga masyarakat yang cerdas, dengan kecerdasannya mereka mampu menguasai sain dan teknologi yang terus berkembang maju tanpa berhenti. Berfikir dan berbuat tanpa henti untuk meningkatkan produk yang dapat dimanfaatkan oleh berbagai lapisan masyarakat, sehingga dapat memiliki andil dalam kebersamaan meminimalkan beban akibat kemiskinan. Berfikir dan berbuat tanpa henti untuk mewujudkan kebajikan dan kebijakan politik yang mampu mensejahterakan tatanan kehidupan ummat manusia. Kebangkitan seperti itulah yang harus dijadikan ukurannya.



Sekarang, pertanyaannya adalah dari mana kita memulainya ? Tentunya, sebagai jawabannya adalah kita mulai dari diri kita sendiri. Kita adalah warga masyarakat dunia yang bermustautin di sebuah negara.Negara yang kita berada di dalamnya dapat dinamakan Indonesia, Malaysia, dan lain sebagainya. Sebagai warga negara Indonesia, kita harus memulai semua itu dari titik Indonesia. Kita mempersiapkan semua bentuk kebangkitan yang dicita-citakan itu adalah dari Indonesia. Artinya, sebagai Ummat Islam Bangsa Indonesia, kita harus berani mereformasi diri dalam arti kata yang sebenar-benarnya dan seluas-luasnya.



Bukan reformasi tradisionalistis yang hanya dilandasi oleh keyakinan luas bahwa lembaga dan praktek kita lebih unggul daripada apa pun yang dikembangkan di berbagai negara maju (Barat). Bukannya dimaknai bahwa lembaga kita (Islam) adalah merupakan spirit dan kekuatan yang harus diwujudkan dalam sebuah tatanan hidup yang practicable ((صالح untuk setiap zaman dan tempat. Reformasi tradisionalistis yang menjurus kepada upaya memulihkan cara-cara lama, menghukum person-person yang dianggap menyeleweng dan tidak cakap.



Mereformasi diri yang kita maksudkan, bukan seperti itu. Reformasi tradisionalistis itu mesti dimodifikasi menjadi suatu reformasi diri yang aktual, yaitu : Suatu pengakuan (اعتراف) yakni kesediaan mengakui bahwa pencapaian Barat atau kekuatan lainnya (dalam berbagai aspek kehidupan) telah jauh meninggalkan kita. Mestinya kita tidak meletakkan Barat sebagai momok yang harus kita jauhi, hanya karena kita berkeyakinan bahwa kita sebagai manusia Timur.



Bukankah ajaran yang telah sampai kepada kita bahwa lembaga kita (Islam) adalah bukan Kebaratan dan juga bukan Ketimuran (Q.S. 24/35, Q.S. 2/177, Q.S. 21/107).



Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya Allah, adalah seperti sebuah lubang yang tak tembus, yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang (yang bercahaya) seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang banyak berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat (nya), yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atascahaya (berlapis-lapis), Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang Dia kehendaki, dan Allah memperbuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. (QS. Al-Nur:35)



Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu kebajikan, akan tetapi sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada Allah, hari kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya,anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir (yang memerlukan pertolongan) dan orang-orang yang meminta-minta; dan (memerdekakan) hamba sahaya, mendirikan shalat, dan menunaikan zakat; dan orang-orang yang menepati janjinya apabila ia berjanji, dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar (imannya); dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa. (QS. Al-Baqarah:177)



Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam. (QS. Al-Anbiya:107)



Mereformasi diri juga berkenaan dengan sikap mental yang selama ini kita bersikokoh untuk bersikap dependent dalam mengurus dan mendanai perjalanan perjuangan bangsa (membangun). Mereformasi diri dari sisi etos kerja yang selama ini kita menjadi kelompok bangsa yang etos kerjanya sangat rendah.



Jika kita berbicara penataan kembali Dunia Islam dan memulainya dari Indonesia, bukan hanya karena kita adalah orang Indonesia, namun ada juga alasan yang lain, bahwa Indonesia adalah anggota masyarakat Dunia Islam yang terbesar jumlah penduduknya (hampir 25% penduduk negara-negara OKI tinggal di Indonesia), dan juga karena sumber daya yang tersimpan di bumi Indonesia adalah merupakan kekayaan yang sangat mungkin dapat menjadi sumbangsih bagi masyarakat Dunia Islam dan seluruh dunia pada umumnya sebagai kebajikan bangsa Indonesia bagi ummat manusia kelak. Karenanya, menata Indonesia menjadi negara yang stabil dalam segala bidang kehidupan, akan mengangkat harkat dan martabat Dunia Islam. Sebagai catatan, jumlah penduduk dunia yang beragama Islam, tidak kurang dari 1.188.242.000 jiwa. Sedangkan penduduk Muslim Indonesia berjumlah tidak kurang dari 16% dari semua jumlah Muslim sedunia.



Follow @ImanHijrah



Tweet



Tweet #TwitterStories



Tweet to @ImanHijrah

Saturday, May 26, 2012

Umat Islam Malang Menolak Dibukanya Resto dan Spa Maksiat Dhoghadho

Malang (SI ONLINE) - Resto dan Spa Dhogadho yang berlokasi di Jalan Tlogomas, Kota Malang, Jawa Timur, Rabu malam (16/5/2012) didatangi puluhan umat Islam dan tokoh masyarakat Kota Malang.

Massa yang sudah berkumpul sejak ba’da Isya melakukan penempelan poster dan spanduk penolakan terhadap kehadiran Resto & Spa Dhoghadho.

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan, diketahui bahwa Dhoghadho ini merupakan tempat maksiat berkedok Resto & Spa. Didalamnya disediakan minuman keras, hiburan “esek-esek” dan transaksi prostitusi, yakni pijat plus-plus dengan wanita berpakaian seronok, karaoke yang tidak lepas dari minuman keras, dan mandi uap (spa) bercampur antara laki-laki dan perempuan dalam kondisi telanjang hanya ditutup handuk.

Ustadz Ahmad Ghozali, warga setempat sekaligus koordinator aksi penolakan tersebut, mengatakan bahwa dibukanya tempat maksiat Dhoghadho ini sangat membahayakan warga dan kaum Muslimin. “Bagaimana tidak, kawasan Tlogomas yang merupakan kawasan pendidikan dan terdapat banyak masjid, dinodai kehadiran tempat maksiat seperti itu. Padahal dua bulan sebelumnya umat Islam dan warga telah menutup kafe maksiat “Belok Kiri”, yang berada tidak jauh dari Resto & Spa Dhoghadho, masih satu wilayah RT 03” jelasnya.

Ia juga menyesalkan sikap Ketua RT 03 yang bersifat munafik, yang mendukung kemaksiatan, dengan hadirnya tempat maksiat kafe Belok Kiri dan Resto & Spa Dhoghadho di wilayah yang sama, yakni RT 03 RW 07 Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Wilayah RT 03 telah berkali-kali menjadi sarang maksiat, dengan ketua RT yang sama. “Pertemuan dengan pihakRT sudah dilakukan, namun yang terjadi adalah warga dan umat Islam dibenturkan dengan preman”, tambahnya.

Setelah didesak warga, pihak RT 03 berjanji menyelesaikan masalah, namun ketika dikonfirmasi kepada Lurah Tlogomas, pihak Kelurahan Tlogomas mengaku Ketua RT 03 belum menemuinya. Satu minggu kemudian Ustadz Ahmad Ghozali bersama warga dan tokoh masyarakat berinisiatif mencari tahu sejauh mana perizinan Dhoghadho. Ternyata izin HO (gangguan) tetangga kanan kiri sudah lepas, artinya sudah ditandatangani. Dan menurutnya, inilah kelicikan orang kafir. Resto & Spa Dhoghadho Tlogomas adalah bisnis esek-esek milik seorang kafir cina bernama Franky Setiawan, yang mempunyai beberapa usaha sejenis di beberapa tempat selain di Tlogomas, diantaranya di daerah Beji, Kota Batu.


Untuk memuluskan usaha maksiat ini, Franky menggunakan segala cara, mulai dari aksi kekerasan preman yang dibenturkan dengan warga hingga memberi uang sogokan dengan kedok pendanaan acara jaran kepang beberapa minggu lalu. Sehingga sangat disesalkan sikap Ketua RT 03 yang bersifat munafik, yang sengaja membiarkan tempat maksiat berulangkali hadir di wilayah yang dipimpinnya.

Karena sangat resah dengan kehadiran tempat maksiat Resto & Spa Dhoghadho tersebut, terwujudlah kesepakatan dari unsur elemen lembaga pendidikan, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), lembaga pendidikan setingkat SMK yang ada di kawasan Tlogomas, dari para takmir masjid dan tokoh-tokoh masyarakat. Semuanya memberikan tandatangan, intinya menolak tempat maksiat Resto & Spa Dhoghadho yang merusak generasi.

Berdasarkan pantauan di lapangan, aksi penutupan berlangsung lancar tanpa perlawanan berarti dari pihak Dhoghadho. Puluhan umat Islam dari berbagai elemen dan warga setempat melakukan pemasangan spanduk dan poster di dua titik, yakni sekitar pintu masuk Terminal Landungsari, tidak jauh dari lokasi Dhoghadho dan di sekitar tempat maksiat Resto & Spa Dhoghadho.


Ke depannya, jelas Ustadz Ahmad Ghozali, umat Islam tidak akan berhenti pada penutupan tempat maksiat Resto & Spa Dhoghadhoini saja, namun juga akan bergerak di segenap penjuru Malang. Masih banyak PR pemberantasan kemaksiatan dan kemungkaran di daerah Malang. “Kita berusaha menjalin ukhuwah, persatuan umat Islam, berusaha bisa bergerak bersama-sama untuk amar ma'ruf nahi mungkar,” pungkasnya.
Wujudkan Malang Raya bersyari'at Islam dan bersih dari maksiat! Allahuakbar!

Aksi Umat Islam TOLAK IBLIS LADY GAGA

SERUAN FORUM UMAT ISLAM (FUI)

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Forum Umat Islam (FUI) mengajak dan menyerukan kaum Muslimin, anggota ormas Islam, jamaah Majelis Taklim, DKM, Lembaga Dakwah Kampus (LDK), para santri dan sebagainya untukmengikuti Aksi Umat Tolak Iblis Lady Gaga. Lady Gaga adalah artisporno Amerika, anggota Illuminati dan pemuja iblis Lucifer, yang akan merusak akidah dan akhlak generasi muda bangsa Indonesia.
AKSI KONVOI TOLAK LADY GAGA
Jumat, 25 Mei 2012 Pkl. 13.30 (ba’da shalat Jumat) – selesai
Start: Depan Kantor MENKOPOLHUKAM, Jl. Medan Merdeka Barat, Jakpus konvoi ke Polda Metro Jaya dan Mabes Polri

Peserta: khusus ikhwan (laki-laki) dan berkendaraan
Diharapkan berbusana putih-putih dan membawa atribut ormas/Majelis Taklim/DKM masing-masing

AKSI SEJUTA UMAT TOLAK LADY GAGA

Jumat, 1 Juni 2012, Pkl. 13.30 (ba’da shalat Jumat) - selesai

Start: Polda Metro Jaya, longmarch ke Mabes Polri dan Stadion Gelora Bung Karno (GBK)

Peserta: Umum (laki-laki dan perempuan)
Diharapkan berbusana putih-putih, membawa/memakai atribut Ormas/Majelis Taklim/DKM/Kampus/Mahasiswa masing-masing danmembawa perbekalan konsumsi pribadi secukupnya.

Ingat, Indonesia adalah NEGARA KETUHANAN bukan NEGARA KESETANAN!!

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Informasi:
Bernard Abdul Jabbar HP. 085692617850
Maman Suryadi HP. 0812886666655

Gaga Tak Mau Ubah Penampilan, Misinya Mau Baptis Pengikut Setan

Singapura (SI ONLINE) - Terbantahkan sudah pendapat kalangan yang meminta artis porno Lady Gaga berpenampilan sesuai tradisi di Indonesia. Pasalnya, manajemen artis iblis itu lebih memilih membatalkan konser dibandingkan harus mengubah penampilan. Demikian disampaikan manajer penyanyi Amerika Serikat tersebut, Troy Carter, seperti dilansir kantor berita AFP , Kamis (24/5/2012).

"Kami akan melewatkannya (jadwal konser)," kata Carter pada konferensi musik di Singapura. Carter bersikeras bahwa Lady Gaga tak akan mengubah penampilannya dalam konser-konser mendatang.
"Kami menggelar show sebagaimana adanya. Ini show yang sangat 'spesifik', ini penonton yang 'sangat spesifik'," tegas Carter.

Menurut Carter, penolakan-penolakan tersebut lebih ke soal apa yang diwakili Lady Gaga, bukan semata soal kostum atau aksi panggung wanita itu. "Anda berurusan dengan beberapa hal yangberbeda, Anda berurusan dengan politik... Anda berurusan dengan agama. Itu sedikit lebih rumit daripada soal dia mengubah pakaiannya," cetusnya.

Benar Kata Opick

Sebelumnya penyanyi lagu-lagu religi Aunur Rofiq Lil Firdaus atau Opick menilai kedatangan Lady Gaga ke Indonesia hanya untuk membaptis pengikut setan. "Lady Gaga ke sini (Indonesia, red) karena ada 100 ribu penonton yang akan dibaptis untuk masuk sebagai pengikut setan," kata Opick di Cilacap seperti dirilis ANTARA.

Opick mengatakan hal itu usai menghibur masyarakat dalam kegiatan Pasar Rakyat yang diselenggarakan Pengurus Besar Nahdatul Ulama bersama Sinar Mas Group dan sejumlah perusahaan lainnya di Lapangan PJKA Kesugihan, Cilacap, Jawa Tengah, 19--20 Mei 2012.

Ia mengaku tidak setuju dengan rencana kedatangan Lady Gaga untuk berkonser di Indonesia. "Masak saya harus membela setan," kata pelantun lagu "Tombo Ati" ini.

Rep: shodiq ramadhan

Total Utang Indonesia Rp 1.803,49 Triliun

Liputan6.com, Jakarta: Total utang Indonesia hingga Maret 2012 mencapai Rp 1.859,43 triliun, naik Rp 55,94 triliun dari posisi di akhir 2011 yang nilainya Rp 1.803,49triliun. Secara rasio terhadap PDB, utang pemerintah berada di level 25,7 persen pada Maret tahun ini.

Jika dihitung dengan denominasi dolar Amerika Serikat, jumlah utang pemerintah pada Maret silam mencapai US$ 202,55 miliar. Jumlah ini naik dari posisi di akhir 2011 yang mencapai US$ 198,89 miliar. Demikian data Ditjen Pengelolaan Utang Kemenkeu, Rabu (25/4).

Utang pemerintah tersebut terdiri dari pinjaman Rp 612,77 triliun dan surat berharga US$ 1.246 triliun. Jika menggunakan PDB Indonesia yang sebesar Rp 7.226 triliun, maka rasio utang Indonesia per Maret tahun ini sebesar 25,7 persen.

Sementara rincian pinjaman yang diperoleh pemerintahpusat hingga akhir Maret 2012 adalah:
*. Bilateral: Rp 370,42 triliun
*. Multilateral: Rp 25,36 triliun
*. Komersial: 215,44 triliun
*. Supplier: Rp 450 miliar
*. Pinjaman dalam negeri Rp 1,11 triliun Sementara total surat utang yang telah diterbitkan pemerintah sampai Maret 2012 mencapai 1.246,66 triliun. Naik dibandingkan posisi di akhir 2011 yang sebesar Rp 1.859,43 triliun.

Berikut catatan utang pemerintah pusat dan rasionya terhadap PDB sejak tahun 2000:
*. 2000: Rp 1.234,28 triliun (89%)
*. 2001: Rp 1.273,18 triliun (77%)
*. 2002: Rp 1.225,15 triliun (67%)
*. 2003: Rp 1.232,5 triliun (61%)
*. 2004: Rp 1.299,5 triliun (57%)
*. 2005: Rp 1.313,5 triliun (47%)
*. 2006: Rp 1.302,16 triliun (39%)
*. 2007: Rp 1.389,41 triliun (35%)
*. 2008: Rp 1.636,74 triliun (33%)
*. 2009: Rp 1.590,66 triliun (28%)
*. 2010: Rp 1.676,15 triliun (26%)
*. 2011: Rp 1.803,49 triliun (25%)
*. Maret 2012: Rp 1.859,43 triliun (25,7%)

Sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan tengah mempersiapkan gerakan penghematan nasional. Gerakan ini diharapkan bisa jadisolusi lonjakan subsidi bahan bakar minyak atau BBM bila tahun ini harga minyak dunia kian melonjak dan mencegah utang baru.( www.vibiznews.com /BOG)

Friday, May 25, 2012

KEBANGKITAN ISLAM : ZAMAN BARU



Peta dunia berubah total. Kerajaan Dinasti Utsmaniyah telah sirna (1922). Wilayah-wilayahnya menjadi wilayah jajahan negara-negara Barat. Kekuatan baru mulai tumbuh, yaitu Amerika Serikat dan Uni Soviet. Pada saat tumbangnya Daulah Utsmaniyah (1922), Abad Hijriyah telah memasuki paro kedua abad ke-14. Pada abad inilah wilayah-wilayah yang terlepas dari kekuasaan Utsmaniyah di bawah jajahan negara-negara Barat bergerak dengan berbagai perjuangannya untuk mencapai kemerdekaannya dan berdiri menjadi negara yang mendiri, yang tidak lagi di bawah kekuasaan-kekuasaan manapun, yang pada langkah selanjutnya adalah menjadi Negara-negara Non blok (KTT Bandung 14-18 April 1955).



Indonesia setelah terjajah selama 350 tahun (sejak masuknya Cornelis de Houtman tahun 1595) merdeka pada 17 Agustus 1945. India dan Pakistan merdeka dari Inggris tahun 1947. Filipina merdeka dari Amerika Serikat tahun 1946. Malaysia merdeka dari Inggris tahun 1957. Brunai Darussalam merdeka dari Inggris tahun 1974. Siria lepas dari Perancis tahun 1946. Jordania lepas dari Inggris tahun 1946. Uni Emirat Arab merdeka dari Inggris tahun 1971. Kuwait lepas dari Inggris tahun 1961. Sedangkan negara-negara Afrika, Maroko merdeka dari Perancis tahun 1956, Aljazair lepas dari Perancis tahun 1962. Tunisia dari Perancis tahun 1956, Libya lepas dari Italia tahun 1951, Sudan lepas dari Inggris tahun 1956, Somalia lepas dari Inggris dan Italia tahun 1960.



Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) atau United Nations Organization adalah organisasi lnternasional yang didirikan pada tahun 1945, tepatnya Piagam PBB ditandatangani pada tanggal 24 Oktober 1945. Dengan tujuan utama menjamin perdamaian dunia, menjamin berlakunya hak-hak asasi manusia, dan berusaha meningkatkan kemajuan ekonomi dan sosial masyarakat dunia. Untuk mencapai tujuan itu, PBB berusaha membantu menyelesaikan setiap pertentangan dengan jalan damai, walau tidak semuanya berhasil. Untuk menghindarkan terjadinya peperangan, PBB menegaskan bahwa setiap negara harus menghormati kedaulatan negara lain.



PBB dengan tujuannya yang mulia itu, belum dapat menyatukan kekuatan dunia di paro kedua abad ke-20 ini. Dunia terbagi menjadi dua kekuatan besar, Blok Barat dan Blok Timur. Blok Barat yang dikomandani oleh Amerika Serikat, sebaik saja PBB didirikan, empat tahun kemudian mendirikan Pakta Pertahanan yang sangat terkenal dengan NATO ( North Atlantic Treaty Organization ), merupakan suatu organisasi pertahanan militer bersama negara-negara Atlantik Utara (Eropa Barat dan Amerika Utara), didirikan pada tahun 1949. Negara-negara penandatangan perjanjian NATO adalah Amerika Serikat, Belanda, Belgia, Denmark, lnggris, Italia, Kanada, Luxemburg, Norwegia, Perancis, Portugal dan Islandia. Yang pada tahun-tahun selanjutnya keanggotaannya terus bertambah.



Tujuan didirikannya pakta pertahanan ini adalah untuk menghadapi kemungkinan intervensi militer dari Uni Soviet kawan-kawannya negara komunis. Oleh sebab itu, dalam satu pasal perjanjian itu dikatakan bahwa serangan terhadap salah satu negara anggota NATO juga berarti serangan terhadap seluruh negara anggota NATO. Organisasi ini di samping kerjasama pertahanan militer, juga merupakan kerjasama dalam bidang politik dan ekonomi.



Sedangkan Blok Timur dikomandani oleh Uni Soviet (komunis). Sebuah kerjasama pertahanan militer di antara negera-negara komunis di Eropa Timur yang dipimpin oleh Uni Soviet didirikan, yang dikenal dengan PAKTA WARSAWA. Kerjasama ini ditandatangani di Warsawa (ibukota Polandia), pada 14 Mei 1955 sebagai reaksi atas berdirinya kerja sama militer di antara negara-negara Barat (NATO). Pada awal berdirinya pakta pertahanan negara-negara komunis di Eropa Timur ini beranggotakan delapan negara : Uni Soviet (sebagai pimpinan), Jerman Timur, Hungaria, Polandia, Cekoslowakia, Bulgaria, Albania, dan Rumania. Sesuai dengan tujuannya, yakni untuk menghadapi kekuatan militer NATO, Pakta Warsawa menghimpun kekuatan militer yang sangat besar jumlahnya.



Pakta Warsawa dan NATO menjadi lambang persaingan militer dan perang dingin antara Blok Barat dan Blok Timur. Dan satu lagi kekuatan yang menghimpun diri adalah kekuatan dunia ketiga, yang menghimpun diri dalam satu gerakan negara-negara Non Blok, yaitu kelompok negara-negara yang tidak tergabung dalam Blok Barat maupun Blok Timur, dan tidak terlibat dalam persaingan dua raksasa dunia itu, tapi sebaliknya berusaha membantu mencapai perdamaian dunia tanpa harus didikte atau dipengaruhi oleh dua raksasa dunia tersebut. Konferensi Asia Afrika di Bandung tahun 1955 telah mengilhami lahirnya gerakan Non Blok. Lima tokoh dunia yang dianggap sebagai pelopor pembentukgerakan Non Blok adalah Presiden Yugoslavia Tito, Presiden Mesir Gamal Abdel Nasir, Perdana Menteri India Jawaharal Nehru, Presiden Indonesia Soekarno, dan Presiden Ghana Kwame Nkrumnah. Keanggotaan gerakan Non Blok terdiri atas negara-negara Asia, Afrika, Amerika, dan Eropa.



Di samping itu, Dunia Arab pada 22 Maret 1945 membentuk persatuan negara-negara Arab yang dinamakan Liga Arab ( Arab League ) atau Aljamia al Arabiyya , dengan tujuan menjamin kemerdekaan, mempererat hubungan dan persaudaraan, serta mengadakan kerjasama ekonomi, politik, dan militer di antara anggotanya. Pada awal berdirinya beranggotakan tujuh negara dan terus berkembang keanggotaannya ke seluruh negara-negara Arab di Timur Tengah.



Dalam perjalanannya, dua kekuatan raksasa Barat dan Timurlah yang menguasai percaturan perjalanan sejarah kepemimpinan dunia. Sampai dengan dekade terakhir abad ke-20. Dan baru berubah setelah Blok Timur yang dimotori oleh Uni Soviet dengan Pakta Warsawanya bubar. Terjadinya reformasi di Uni Soviet yang disponsori oleh Presiden Gorbachev yang terkenal dengan program glasnot dan perestroika mengakibatkan terjadinya perubahan politik di negara-negara komunis Eropa Timur, bubarnya Pakta Warsawadan bahkan bubarnya Uni Soviet itu sendiri. Oktober 1990 Jerman Timur bersatu kembali dengan Jerman Barat, 31 Maret 1991 Pakta Warsawa dibubarkan, dan bersamaan dengan pengunduran diri (berhentinya) Gorbachev sebagai presiden Uni Soviet 25 Desember 1991 dan pada tutup tahun 1991 itulah Uni Soviet runtuh. Akibatnya kekuatan dunia hanya berada di satu adidaya Amerika atau Blok Barat. Kekuatan-kekuatan lainnya menjadi tidak dapat mengimbangi kedigdayaannya

KEBANGKITAN ISLAM : PETA DUNIA BERUBAH



Perang Dunia I ( 1914 – 1918 ) dimenangkan oleh Sekutu (Inggris, Perancis, USA dll). Pada musim gugur, semangat orang Jerman rontok. Rakyat menderita kelaparan. Pemberontakan terjadi di lingkungan Angkatan Bersenjata. Pembelotan menjadi umum, demonstrasi revolosioner bermunculan. Kaisar turun tahta. dan sebuah Republik Jerman diumumkan. Akhirnya pada 11 November 1918 Jerman menandatangani gencatan senjata menurut syarat-syarat Sekutu dan berakhirlah Perang Dunia I. Perjanjian Versailles 28 Juni 1919 ditandatangani dengan membebankan rampasan perang pada Jerman. Empat kekaisaran ambruk Jerman, Austria, Turki dan Rusia. Korban perang seluruhnya hampir mencapai 10.000.000 orang meninggal, ditambah 20.000.000 luka-luka. Penderitaan yang disebabkan perang menimbulkan kemasygulan umum yang menyebabkan orang meletakkan kepercayaan kepada Liga Bangsa-Bangsa yang baru dibentuk untuk memelihara perdamaian.



Di penghujung Perang Dunia I, tumbuh kekuatan baru di front timur Eropa,dengan berdirinya Uni Soviet Rusia, diawali sejak jatuhnya kerajaan Dinasti Romanov oleh kudeta September 1917, melahirkan Revolusi Oktober 1917, yang pada klimaksnya proklamasi Uni Soviet menjadi negara ateis pada 5 Februari 1918. Dalam percaturan internasional kemudian Uni Soviet Rusia menjadi Negara adikuasa.



Persengketaan dunia yang kedua terjadi dari tahun 1939-1945, sejarah mencatatnya sebagai Perang Dunia II. Jerman, Itali, dan Jepang, membentuk Pakta Axis (Poros), dan terciptalah Poros Berlin-Roma-Tokyo, bertempur melawan negara-negara Sekutu. Pada putaran pertama, perang dapat dimenangkan oleh Poros (Jerman, Itali, Jepang). Poros tak tertandingi. Di Eropa tinggal Inggris yang dapat bertahan sendiri, negara-negara Afrika diduduki oleh Poros. Di Asia, Jepang dapat menduduki Vietnam sebagai batu loncatan untuk memperluas kekuasaannya di Asia Pasifik. Dengan timbulnya Poros yang agresif, Liga Bangsa-Bangsa tidak dapat lagi berfungsi dan diharapkan sebagai lembaga kepentingan penjaga perdamaian internasional, dan Jerman secara sepihak tidak mengakui lagi Perjanjian Versailles.



Amerika Serikat sementara itu belum secara langsung melibatkan diri ke dalam perang. Negara ini hanya melakukan sanksi-sanksi politik dan ekonomi terhadap Jerman dan Italia. Tatkala Jerman mendadak melancarkan serangan terhadap Uni Soviet (Juni 1941), Amerika Serikat mulai semakin terlibat perang. Amerika menduduki Eslandia dan Greenland. Selanjutnya, Amerika mengumumkan perang terhadap Jepang (8 Desember 1942) juga terhadap negara-negara Poros lainnya, setelah Jepang menyerbu dan menghancurkan armada laut Amerika di Pearl Harbor, Hawaii (7 Desember 1942). Selanjutnya, Jepang (1942) terus melaju, dan dapat menaklukkan Filipina, sejumlah pulau di Pasifik, dan seluruh Asia Tenggara. Pada musim panas tahun 1942, daerah kekuasaan Jerman di Eropa lebih luas dari daerah manapun sejak zaman Romawi Kuno. Pada tahun itu juga, Jerman dan Italia akan mengepung laut Tengah dan menggabungkan diri dengan sekutunya Jepang di India.



Arus balik terjadi sejak kemenangan penting pertama Amerika Serikat dalam Perang Midway dan Laut Karang (Juni 1942). Di Afrika Utara, berbagai kemenangan dicapai oleh pasukan sekutu, kemenangan Jendral Montgomery di al-Amin (Mesir) 1942. disusul oleh pendaratan tentara Amerika di Al-Jazair. Di bawah pimpinan Jendral Mac Arthur dapat merebut kembali Filipina (1945). Pasukan Uni Soviet menerobos jauh ke wilayah Polandia, Hungaria, dan mendesak pasukan Poros dari Balkan. Kemenangan Uni Soviet mengawali perubahan radikal kebijakan luar negerinya. Perang bukan hanya untuk membebaskan daerah sendiri, namun juga untuk memperluas wilayah, pengaruh, dan wibawanya di Eropa Timur. Dari titik ini tumbuh persaingan, yang kelak setelah perang akan muncul persaingan perebutan pengaruh antara Uni Soviet dan Amerika Serikat.



April 1945 tentara Jerman telah patah dan Jerman menyerah tanpa syarat. Perang di Eropa berhenti, seluruh benua Eropa bagian Timur diduduki oleh Rusia, dan selebihnya oleh Sekutu. Pasukan Inggris dan Amerika dipindahkan ke Timur Jauh, secara perlahan-lahan dan susah payah, pulau-pulau yang telah diserbu dan dikuasai Jepang direbut kembali. Pihak Sekutu melancarkan serangan udara hebat yang menghancurkan industri Jepang, dan setelah dijatuhkannya bom atom di Hirosima (6 Agustus 1945) dan Nagasaki beberapa hari kemudian, Jepang menyerah (14 Agustus 1945) dan penandatanganan penyerahannya dilaksanakan pada 2 September 1945. Perang Dunia II selesai. Kerugian perang sangat besar di kedua pihak (Sekutu maupun Poros). Jerman kehilangan 8% penduduknya, Uni Soviet kehilangan 10%, dan jumlah korban perang seluruhnya diperkirakan mencapai 40 juta orang. Dan akibat Perang Dunia II ini, dibentuklah Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).



Post Terkait :



[align=center]Kebangkitan Islam yang ALLAH janjikan kepada Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam



KEBANGKITAN ISLAM : ABAD XV HIJRAH MERUPAKAN ABAD KEBANGKITAN ISLAM?



KEBANGKITAN ISLAM : Dunia Islam Setelah Wafat Rasulullah



KEBANGKITAN ISLAM : ABBASIYAH ( BANI ABBAS)



KEBANGKITAN ISLAM : DINASTI UTSMANI : 1300-1922 M



Walhamdulillahi Rabbil'alamin