Showing posts with label Ejekan Ulama Yahudi. Show all posts
Showing posts with label Ejekan Ulama Yahudi. Show all posts

Friday, March 9, 2012

Iman Hijrah dan Jihad Blogspot.com : Ejekan sebagian para ketua kaum Yahudi tentang KeTUHANan



Iman Hijrah dan Jihad Blogspot.com : Ejekan sebagian para ketua kaum Yahudi tentang KeTUHANan

Iman Hijrah dan Jihad Blogspot.com - Diriwayatkan : Bahwa segolongan ketua-ketua kaum Yahudi pada suatu hari datang kepada Nabi Muhammad Sallallaahu'Alayhi wa Sallam dengan tujuan hendak mengemukakan pertanyaan tentang keTUHANan dan agar beliau bingung untuk menjawabnya. Mereka berkata :''Hai Muhammad, ALLAH yang telah menciptakan segenap mahluk, lalu siapa yang menciptakan ALLAH ?'' Karena mendengar pertanyaan yang sekeji itu Nabi Sallallaahu'Alayhi wa Sallam seketika berubahlah rupa mukanya sehingga kelihatan marahnya.

Berhubung dengan itu, maka seketika turunlah Malaikat Jibril untuk menenangkan pribadi Nabi Muhammad Sallallaahu'Alayhi wa Sallam dan menyampaikan wahyu ALLAH kepadanya guna menjawab pertanyaan mereka itu, yang berbunyi :


''qul huwa al l aa hu a h ad un.''
1. Katakanlah: "Dia-lah Allah, Yang Maha Esa.


''al l aa hu al shsh amad u.''
2. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.


''lam yalid walam yuulad u''
3. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan,


''walam yakun lahu kufuwan a h ad un.''
4. dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia".

Al Qur'an Surat Al Ikhlash ayat 1-4

Sesudah itu Nabi Muhammad Sallallaahu'Alayhi wa Sallam membacakan ayat-ayat tersebut di muka mereka, maka mereka dengan congkak mengemukakan pertanyaan lagi kepada Nabi seraya berkata : ''Hai Muhammad, cobalah engkau sifatkan kepada kami bagaimana keadaan ALLAH itu, bagaimana hastanya(ukurannya), bagaimana lengannya dan bagaimana........?

Demi mendengar perkataan mereka yang selancang tadi, Nabi Muhammad Sallallaahu'Alayhi wa Sallam ketika itu bertambah marah lagi, bahkan lebih marah dari pada yang pertama tadi, dan seketika itu juga datanglah Jibril kepada beliau untuk memadamkan kemarahannya sambil menyampaikan wahyu dari hadlirat ALLAH kepada beliau guna menjawab pertanyaan mereka itu, yang bunyinya :


''wam aa qadaruu al l aa ha h aqqa qadrihi wa a l-ar dh u jamii'an qab dh atuhu yawma a lqiy aa mati wa al ssam aa w aa tu ma th wiyy aa tun biyamiinihi sub haa nahu wata' aa l aa 'amm aa yusyrikuun a.''
67. Dan mereka tidak mengagungkan Allah dengan pengagungan yang semestinya padahal bumi seluruhnya dalam genggaman-Nya pada hari kiamat dan langit digulung dengan tangan kanan-Nya [1317]. Maha Suci Tuhan dan Maha Tinggi Dia dari apa yang mereka persekutukan.

Keterangan ayat :
[1317]. Ayat ini menggambarkan kebesaran dan kekuasaan Allah dan hanya Dialah yang berkuasa pada hari kiamat

Al Qur'an Surat Az Zumar ayat 67

Sumber Al Qur'an Terjemahan Bahasa Indonesia,


Segala puji bagi ALLAH, TUHAN semesta alam.

Thursday, March 8, 2012

Iman Hijrah dan Jihad Blogspot.com : Ejekan pendeta Yahudi dan Ulama Yahudi ; Ejekan Kardam bin Qais dan beberapa orang kawannya.



Ejekan Pendeta Yahudi dan Ulama Yahudi : Ejekan Kardam bin Qais dan beberapa orang kawannya

Iman Hijrah dan Jihad Blogspot.com - Diriwayatkan : Bahwa pasa suatu hari para ketua kaum Yahudi, antara lain Kardam bin Qais, Usamah bin Habib, Nafi' bin Abi Nafi', Bahri bin 'Amr, Huyayyi bin Akhthab dan Rifa'ah bin Zaid mendatangi beberapa kaum Muslimin dari golongan kaum Anshar yang masih bergaul dengan mereka, dengan tujuan menghasut mereka dan memperolok-olok Nabi Muhammad Sallallaahu'Alayhi wa Sallam. Mereka masing-masing berkata kepada Kaum Anshar : ''Janganlah kamu mendermakan harta benda kamu kepada Muhammad, karena kami menguatirkan kamu menjadi fakir lantaran kehabisan harta benda ; dan janganlah kamu terburu-buru memberikan bantuan kepada Muhammad dari harta kekayaan kamu, karena kamu tokh tidak mengetahui, apa yang akan terjadi atas dirinya.

Berhubung dengan hasutan mereka yang sejelek itu, yang bertujuan mengajak kaum Muslimin berlaku kikir dan ke dekut untuk kepentingan Nabi Muhammad Sallallaahu'Alayhi wa Sallam, maka seketika itu ALLAH menurunkan wahyu kepada Nabi Muhammad yang bunyinya :


''al la dz iina yabkhaluuna waya/muruuna al nn aa sa bi a lbukhli wayaktumuuna m aa aa t aa humu al l aa hu min fa dh lihi wa-a'tadn aa lilk aa firiina 'a dzaa ban muhiin aa n.''
''(yaitu) orang-orang yang kikir, dan menyuruh orang lain berbuat kikir, dan menyembunyikan karunia Allah yang telah diberikan-Nya kepada mereka. Dan Kami telah menyediakan untuk orang-orang kafir
[296] siksa yang menghinakan.
[296] Maksudnya kafir terhadap ni'mat Allah, ialah karena kikir, menyuruh orang lain berbuat kikir. Menyembunyikan karunia Allah berarti tidak mensyukuri ni'mat Allah.''


''wa a lla dz iina yunfiquuna amw aa lahum ri- aa -a al nn aa si wal aa yu/minuuna bi al l aa hi wal aa bi a lyawmi a l- aa khiri waman yakuni al sysyay th aa nulahu qariinan fas aa -a qariin aa n.''
''Dan (juga) orang-orang yang menafkahkan harta-harta mereka karena riya [297] kepada manusia, dan orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan kepada hari kemudian. Barangsiapa yang mengambil syaitan itu menjadi temannya, maka syaitan itu adalah teman yang seburuk-buruknya.
[297] Riya' ialah melakukan sesuatu karena ingin dilihatdan dipuji orang''


''wam aatsaa 'alayhim law aa manuu bi al l aa hi wa a lyawmi a l- aa khiri wa-anfaquu mimm aa razaqahumu al l aa hu wak aa na al l aa hu bihim 'aliim aa n.''
''Apakah kemudharatannya bagi mereka, kalau mereka beriman kepada Allah dan hari kemudian dan menafkahkan sebahagian rezki yang telah diberikan Allah kepada mereka ? Dan adalah Allah Maha Mengetahui keadaan mereka.''

Sumber Al Qur'an Terjemahan Bahasa Indonesia,


Segala puji bagi ALLAH, TUHAN semesta alam.

Monday, March 5, 2012

Iman Hijrah dan Jihad Blogspot.com : Ejekan Pendeta Yahudi Mahmud bin Sabhan



Ejekan Pendeta Yahudi Mahmud bin Sabhan

Iman Hijrah dan Jihad - Diriwayatkan bahwa pada suatu hari Mahmud bin Sabhan, Nu'man bin Asha, Bahri bin 'Amr serta Salam bin Masykam dan pendeta-pendeta lainnya dari kaum Yahudi, datang kepada Nabi Muhammad Sallallaahu'Alayhi wa Sallam lalu mereka berkata : ''Betulkah hai Muhammad bahwa yang engkau datangkan dan engkau serukan kepada kami itu dari ALLAH ?''

Nabi menyahut : ''Mengapa kamu bertanya begitu?''

Mereka berkata : ''Ya, karena kami anggap bahwa yang engkau datangkan itu susunan kalimatnya tidaklah seperti susunan kalimat-kalimat kitab Taurat. Kitab Taurat tidak seperti itu Muhammad.''

Nabi menjawab : ''Sungguh yang kamu datangkan ini adalah dari Tuhan. Dan sesungguhnya kamu tentunya sudah mengetahui bahwa yang kami datangkan ini adalah dari ALLAH, karena kamu sudah barang tentu menemuinya pada apa yang telah tercatat dalam kitab Taurat.''

Mereka berkata : ''Oh, tidak begitu, Muhammad. Susunan kalimatnya tidak seperti susunan kalimat-kalimat Taurat. Karena kami masing-masing dapat mengarang susunan kalimat yang semacam itu. Jadi menurut pendapat kami, bahwa apa yang engkau datangkan itu bukan dari ALLAH. Bukankah itu karangan engkau sendiri?''

Nabi bersabda : ''Seumpama semua jin dan manusia berhimpun (bersatu) hendak mengarang yang susunan kalimatnya seperti yang aku datangkan ini, sudah barang tentu mereka tidak dapat berbuat demikian.''

Mereka menyahut : ''Ah, belum tentu. Sudah tentu mereka bisa. Engaku toh tidak tahu, mana jin dan manusia. Kami saja dapat mengarang yang susunan kalimatnya seperti itu, Muhammad.''

Nabi berkata : ''Demi ALLAH ! Kamu tentunya mengetahui bahwa apa yang kami datangkan ini adalah dari ALLAH, dan kamu tentunya mengetahui bahwa aku ini pesuruh ALLAH, yang telah kamu dapati sebagaimana telah termaktub dalam kitab Taurat, bukan?''

Mereka menyahut : ''Ah, tidak begitu, Muhammad. Karena ALLAH itu kalau membangkitkan seorang pesuruhNya dan menetapkan kehendakNya niscaya Ia menurunkan kepada Kami suatu catatan dari langit yang dapat kami baca dan kami mengerti dan jika tidak begitu, niscaya kami didatangi seperti yang diturunkan kepadamu itu.''

Ketika itu diamlah Nabi Muhammad Sallallaahu'Alayhi wa Sallam, dan pada saat itu juga turun wahyu dari ALLAH yang bunyinya :



''qul la-ini ijtama'ati a l-insu wa a ljinnu 'al aa an ya/tuu bimitslih aadzaa a lqur- aa ni l aa ya/tuuna bimitslihi walaw k aa na ba' dh uhum liba' dh in zh ahiir aa n.''

''Katakanlah: "Sesungguhnya jika manusia dan jin berkumpul untuk membuat yang serupa Al-Qur'an ini,niscaya mereka tidak akan dapat membuat yang serupa dengan dia, sekalipun sebagian mereka menjadi pembantu bagi sebagian yang lain"

Al Qur'an surat Al Israa' ayat 88

Sumber Al Qur'an Terjemahan Bahasa Indonesia,

Iman Hijrah dan Jihad Blogspot.com : Ejekan Pendeta Yahudi Mahmud bin Sabhan



Ejekan Pendeta Yahudi Mahmud bin Sabhan

Iman Hijrah dan Jihad - Diriwayatkan bahwa pada suatu hari Mahmud bin Sabhan, Nu'man bin Asha, Bahri bin 'Amr serta Salam bin Masykam dan pendeta-pendeta lainnya dari kaum Yahudi, datang kepada Nabi Muhammad Sallallaahu'Alayhi wa Sallam lalu mereka berkata : ''Betulkah hai Muhammad bahwa yang engkau datangkan dan engkau serukan kepada kami itu dari ALLAH ?''

Nabi menyahut : ''Mengapa kamu bertanya begitu?''

Mereka berkata : ''Ya, karena kami anggap bahwa yang engkau datangkan itu susunan kalimatnya tidaklah seperti susunan kalimat-kalimat kitab Taurat. Kitab Taurat tidak seperti itu Muhammad.''

Nabi menjawab : ''Sungguh yang kamu datangkan ini adalah dari Tuhan. Dan sesungguhnya kamu tentunya sudah mengetahui bahwa yang kami datangkan ini adalah dari ALLAH, karena kamu sudah barang tentu menemuinya pada apa yang telah tercatat dalam kitab Taurat.''

Mereka berkata : ''Oh, tidak begitu, Muhammad. Susunan kalimatnya tidak seperti susunan kalimat-kalimat Taurat. Karena kami masing-masing dapat mengarang susunan kalimat yang semacam itu. Jadi menurut pendapat kami, bahwa apa yang engkau datangkan itu bukan dari ALLAH. Bukankah itu karangan engkau sendiri?''

Nabi bersabda : ''Seumpama semua jin dan manusia berhimpun (bersatu) hendak mengarang yang susunan kalimatnya seperti yang aku datangkan ini, sudah barang tentu mereka tidak dapat berbuat demikian.''

Mereka menyahut : ''Ah, belum tentu. Sudah tentu mereka bisa. Engaku toh tidak tahu, mana jin dan manusia. Kami saja dapat mengarang yang susunan kalimatnya seperti itu, Muhammad.''

Nabi berkata : ''Demi ALLAH ! Kamu tentunya mengetahui bahwa apa yang kami datangkan ini adalah dari ALLAH, dan kamu tentunya mengetahui bahwa aku ini pesuruh ALLAH, yang telah kamu dapati sebagaimana telah termaktub dalam kitab Taurat, bukan?''

Mereka menyahut : ''Ah, tidak begitu, Muhammad. Karena ALLAH itu kalau membangkitkan seorang pesuruhNya dan menetapkan kehendakNya niscaya Ia menurunkan kepada Kami suatu catatan dari langit yang dapat kami baca dan kami mengerti dan jika tidak begitu, niscaya kami didatangi seperti yang diturunkan kepadamu itu.''

Ketika itu diamlah Nabi Muhammad Sallallaahu'Alayhi wa Sallam, dan pada saat itu juga turun wahyu dari ALLAH yang bunyinya :



''qul la-ini ijtama'ati a l-insu wa a ljinnu 'al aa an ya/tuu bimitslih aadzaa a lqur- aa ni l aa ya/tuuna bimitslihi walaw k aa na ba' dh uhum liba' dh in zh ahiir aa n.''

''Katakanlah: "Sesungguhnya jika manusia dan jin berkumpul untuk membuat yang serupa Al-Qur'an ini,niscaya mereka tidak akan dapat membuat yang serupa dengan dia, sekalipun sebagian mereka menjadi pembantu bagi sebagian yang lain"

Al Qur'an surat Al Israa' ayat 88

Sumber Al Qur'an Terjemahan Bahasa Indonesia,

Friday, March 2, 2012

Iman Hijrah dan Jihad Blogspot.com : Ejekan segolongan Kaum Yahudi



Ejekan Segolongan Kaum Yahudi

Iman Hijrah dan Jihad Blogspot.com - pada suatu hari datanglah segolongan kaum Yahudi kepada Nabi Muhammad Sallallaahu'Alayhi wa Sallam kemudian di kala itu mereka di peringatkan oleh Nabi suatu peringatan yang tegas. Sabda Nabi Sallallaahu'Alayhi wa Sallam kepada mereka :

''Amaa wallahu, innakum lata'lamuuna anna rasuulullahi ilaikum.''

''Demi ALLAH, sesungguhnya kamu telah mengetahui, bahwasanya kami ini Rasul dari ALLAH kepada kamu bukan?''

Mereka berkata : ''Kami tidak mengetahui, dan kami tidak menyaksikannya Muhammad.''

Berhubung jawaban mereka yang sejelek tadi, maka seketika itu ALLAH menurunkan wahyu kepada Nabi Muhammad Sallallaahu'Alayhi wa Sallam yang bunyinya :



''l aa kini al l aa hu yasyhadu bim aa anzala ilayka anzalahu bi'ilmihi wa a lmal aa -ikatu yasyhaduuna wakaf aa bi al l aa hi syahiid aa n.''

''(Mereka tidak mau mengakui yang diturunkan kepadamu itu), tetapi Allah mengakui Al-Qur'an yang diturunkan-Nya kepadamu. Allah menurunkannya dengan ilmu-Nya; dan malaikat-malaikat pun menjadisaksi (pula). Cukuplah Allah yang mengakuinya.''

Al Qur'an surat An Nisa' ayat 166

Sumber Al Qur'an Terjemah Bahasa Indonesia

Iman Hijrah dan Jihad Blogspot.com : Ejekan Pendeta Yahudi Sukain dan 'Ady



Ejekan Pendeta Yahudi Sukain dan 'Ady

Iman Hijrah dan Jihad Blogspot.com - Diriwayatkan bahwa kedua orang Yahudi ini suatu hari datang kepada Nabi Muhammad Sallallaahu'Alayhi wa Sallam lalu berkata : ''Hai Muhammad, bahwa pihak kami sesungguhnya tidak mengetahui, bahwa ALLAH menurunkan kepada manusia sesuatu apapun sesudah Nabi Musa. Tetapi sekaraang tiba-tiba engkau datang kepada kami dengan mengatakan bahwa engkau telah menerima wahyu dari ALLAH.'' Ketika itu ALLAH menurunkan wahyuNya guna menolak suara mereka yang sejelek itu kepada Nabi Sallallaahu'Alayhi wa Sallam yang bunyinya :



''inn aa aw h ayn aa ilayka kam aa aw h ayn aa il aa nuu h in wa al nnabiyyiina min ba'dihi wa-aw h ayn aa il aa ibr aa hiima wa-ism aa 'iila wa-is haa qa waya'quuba wa a l-asb aath i wa'iis aa wa-ayyuuba wayuunusa wah aa ruuna wasulaym aa na wa aa tayn aa d aa wuuda zabuur aa n.''

''Sesungguhnya Kami telah memberikan wahyu kepadamu sebagaimana Kami telah memberikan wahyu kepada Nuh dan nabi-nabi yang kemudiannya, dan Kami telah memberikan wahyu (pula) kepada Ibrahim, Isma'il, Ishak, Ya'qub dan anak cucunya, 'Isa,Ayyub, Yunus, Harun dan Sulaiman. Dan Kami berikan Zabur kepada Daud.



''warusulan qad qa sh a sh n aa hum 'alayka min qablu warusulan lam naq sh u sh hum 'alayka wakallama al l aa hu muus aa takliim aa n.''

''Dan (Kami telah mengutus) rasul-rasul yang sungguh telah Kami kisahkan tentang mereka kepadamu dahulu, dan rasul-rasul yang tidak Kami kisahkan tentang mereka kepadamu. Dan Allah telah berbicara kepada Musa dengan langsung [381].''

Keterangan :
[381] Allah berbicara langsung dengan Nabi Musa a.s. merupakan keistimewaan Nabi Musa a.s., dan karena Nabi Musa a.s. disebut : "Kalimullah" sedang rasul-rasul yang lain mendapat wahyu dari Allah dengan perantaraan Jibril. Dalam pada itu Nabi Muhammad SAW pernah berbicara secara langsung dengan Allah pada malam hari di waktu mi'raj.



''rusulan mubasysyiriina wamun dz iriina li-all aa yakuuna li l nn aa si 'al aa al l aa hi h ujjatun ba'da al rrusuli wak aa na al l aa hu 'aziizan h akiim aa n.''

''(Mereka Kami utus) selaku rasul-rasul pembawa berita gembira dan pemberi peringatan agar supaya tidak ada alasan bagi manusia membantah Allah sesudah diutusnya rasul-rasul itu. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.''

Al Qur'an surat An Nisa' ayat 163-165

Sumber Al Qur'an Terjemah Bahasa Indonesia

Iman Hijrah dan Jihad Blogspot.com : Ejekan Pendeta Yahudi Jabal bin Abu Qusyair



Ejekan Pendeta Yahudi Jabal bin Qusyair

Iman Hijrah dan Jihad Blogspot.com - Diriwayatkan bahwa pada suatu hari Jabal bin Abu Qusyair bersama-sama dengan Syamsul bin Zaid datang kepada Nabi Muhammad Sallallaahu'Alayhi wa Sallam lalu berkata : ''Muhammad, kalau betul-betul engkau itu Nabi dan Rasulullah sebagaimana pengakuan engkau, cobalah engkau ceritakan kepada kami kapankah datangnya hari Qiyamat?''

Nabi Sallallaahu'Alayhi wa Sallam tinggal diam, tidak menjawab sepatah katapun, kemudian seketika itu juga ALLAH menurunkan wahyu kepada beliau yang bunyinya :

I

Al Qur'an surat Al An'am ayat 187

Sumber Al Qur'an Terjemah Bahasa Indonesia

Iman Hijrah dan Jihad Blogspot.com : Ejekan Pendeta Yahudi Nahham bin Zaid



Ejekan Pendeta Yahudi Nahham bin Zaid

Iman Hijrah dan Jihad Blogspot.com - Diriwayatkan bahwa pada suatu hari Nahham bin Zaid, Qardam bin Ka'ab dan Bahri bin 'Amr datang kepada Nabi Muhammad Sallallaahu'Alayhi wa Sallam lalu berkata : ''Muhammad, apakah engkau tidak tahu bahwa beserta ALLAH itu ada TUHAN yang selainnya?''

Nabi Sallallaahu'Alayhi wa Sallam menjawab : ''Tidak ada TUHAN melainkan ALLAH.demikianlah adanya kami di utus oleh ALLAH, dan dengan demikianlah kami berseru kepada kamu sekalian. TUHAN itu yang Maha Esa, kami tidak akan menyekutukan ALLAH.''

Dan seketika itu juga ALLAH menurunkan wahyu kepada Nabi Muhammad Sallallaahu'Alayhi wa Sallam yang bunyinya :

I

''qul ayyu syay-in akbaru syah aa datan quli al l aa hu syahiidun baynii wabaynakum wauu h iya ilayya h aadzaa a lqur- aa nu li-un dz irakum bihi waman balagha a-innakum latasyhaduuna anna ma'a al l aa hi aa lihatan ukhr aa qul l aa asyhadu qul innam aa huwa il aa hun w aah idun wa-innanii barii-un mimm aa tusyrikuun a.''

''Katakanlah: "Siapakah yang lebih kuat persaksiannya?" Katakanlah: "Allah". Dia menjadi saksi antara aku dan kamu. Dan Al-Qur'an ini diwahyukan kepadaku supaya dengan dia aku memberi peringatan kepadamu dan kepada orang-orang yang sampai Al-Quraan (kepadanya). Apakah sesungguhnya kamu mengakui bahwa ada tuhan-tuhan lain di samping Allah?" Katakanlah: "Aku tidak mengakui." Katakanlah: "Sesungguhnya Dia adalah Tuhan Yang Maha Esa dan sesungguhnya aku berlepas diri dari apa yang kamu persekutukan (dengan Allah)".

Al Qur'an surat Al An'am ayat 19

Sumber Al Qur'an terjemah bahasa Indonesia

Monday, February 27, 2012

Iman Hijrah dan Jihad Blogspot.com : Ejekan 'Abdullah bin Shuriya



Ejekan Pendeta Yahudi, 'Abdullah bin Shuriya

Iman Hijrah dan Jihad Blogspot.com - Diriwayatkan bahwa pada suatu hari 'Abdullah bin Shuriya bersama-sama dengan segolongan orang-orang Yahudi datang kepada Nabi Muhammad Sallallaahu'Alayhi wa Sallam lalu berkata : ''Muhammad, saya hendak bertanya kepada engkau. Oleh karena tiap-tiap Nabi dan Rasulullah itu tentu ada penolongnya dari pada satu malaikat untuk menjadi perantara menyampaikan wahyu dari TUHAN, maka dari itu siapakah malaikat TUHAN yang menjadi penolong engkau, adanya jawaban engaku atas pertanyaan kami itulah nanti yang boleh jadi mempersatukan kami dan engkau atau memisahkan kami dan engkau.''

Pada saai itu Nabi Sallallaahu'Alayhi wa Sallam menjawab : ''Seorang malaikat yang menjadi kawanku sebagai penolongki ialah Jibril ; dan ALLAH tidak membangkitkan seorang Nabi dan PesuruhNya melainkan Jibrillah yang menjadi penolongnya dan menjadi perantara menyampaikan wahyu kepadanya.''

Mereka berkata : ''Maka karena Jibril itulah yang menjadikan kami harus berpisah daripada engkau dan pengikut-pengikut engkau. Seandainya yang menjadi penolong engkau itu selain Jibril, niscaya kita bersatu, dan kami harus membenarkan engkau serta mengikut engkau.''

Nabi berkata : ''Mengapa begitu? Apa yang melarang kamu sekalian membenarkan Jibril?''

Mereka menjawab : ''Ya, karena Jibril itu seteru kami!''

Dan ketika itu Nabi Muhammad Sallallaahu'Alayhi wa Sallam diam. Dan seketika itu juga ALLAH menurunkan wahyu kepada beliau yang bunyinya :



''qul man k aa na 'aduwwan lijibriila fa-innahu nazzalahu 'al aa qalbika bi-i dz ni al l aa hi mu sh addiqan lim aa bayna yadayhi wahudan wabusyr aa lilmu/miniin a.''

''Katakanlah: "Barang siapa yang menjadi musuh Jibril,maka Jibril itu telah menurunkannya (Al-Qur'an) ke dalamhatimu dengan seizin Allah; membenarkan apa (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjadi petunjuk serta berita gembira bagi orang-orang yang beriman.''

Al Qur'an surat Al Baqarah ayat 97

Sumber Al Qur'an terjemah bahasa Indonesia dari

Iman Hijrah dan Jihad Blogspot.com : Ejekan Pendeta Yahudi, Salam bin Masykam



Ejekan Pendeta Yahudi, Salam bin Masykam

Iman Hijrah dan Jihad Blogspot.com - Diriwayatkan bahwa pada suatu hari Nabi Muhammad Sallallaahu'Alayhi wa Sallam datang kepada Salam bin Masykam, sedang ketika itu Harits bin Rafi', Malik bin Shaif dan Rafi' bin Huraimilah sedang ada di rumah Salam dan mereka berempat itu tidak lain ialah pendeta-pendeta Yahudi. Setelah Nabi Muhammad berseru kepada mereka itu supaya mereka masuk mengikut Islam, mereka menjawab : ''Muhammad bukanlah engkau telah mengakui bahwa engkau memeluk agama Nabi Ibrahim, dan engkau telah percaya bahwa kitab agama yang ada di tangan kami dari pada Taurat itu benar, engkau pun telah menyaksikan bahwa Taurat itu dari pada kitab ALLAH dengan benar?''

Nabi Muhammad Sallallaahu'Alayhi wa Sallam menjawab : ''Ya, sudah tentu. Tetapi, mengapa kamu mengingkari apa yang tersebut dalam Taurat, daripada apa yang telah di janjikan oleh ALLAH kepada kamu sebagaimana yang telah termaktub dalam Taurat itu, dan kamu menyembunyikan dari padanya segala apa yang telah di perintahkan kepada kamu, supaya kamu menerang-nerangkannya kepada manusia?''

Mereka menyahut : ''Oh, tidak begitu, Muhammad. Kami hanya mengikut akan segala apa yang telah ada di tangan kami, dan sesungguhnya kami telah mengikut akan petunjuk yang lurus (benar). Sebab itu kami tidak akan percaya kepadamu dan tidak pula akan mengikut seruanmu.''

Oleh sebab itu ALLAH menurunkan wahyu kepada Nabi Sallallaahu'Alayhi wa Sallam yang bunyinya :



''qul y aa ahla a lkit aa bi lastum 'al aa syay-in h att aa tuqiimuu al ttawr aa ta wa a l-injiila wam aa unzila ilaykum min rabbikum walayaziidanna katsiiran minhum m aa unzila ilayka min rabbika th ughy aa nan wakufran fal aa ta/sa 'al aa a lqawmi a lk aa firiin a.''

''Katakanlah: "Hai Ahli Kitab, kamu tidak dipandang beragama sedikitpun hingga kamu menegakkan ajaran-ajaran Taurat, Injil, dan Al-Qur'an yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu". Sesungguhnya apa yang diturunkan kepadamu (Muhammad) dari Tuhanmu akan menambah kedurhakaan dan kekafiran kepada kebanyakan dari mereka; maka janganlah kamu bersedih hati terhadap orang-orang yang kafir itu.''

Al Qur'an surat Al Maidah ayat 68

Sumber Al Qur'an terjemah bahasa Indonesia dari

Iman Hijrah dan Jihad Blogspot.com : Ejekan Pendeta Yahudi, Nabbasy bin Qais



Ejekan Pendeta Yahudi Nabbasy bin Qais

Iman Hijrah dan Jihad Blogspot.com - Diriwayatkan bahwa pada suatu hari seorang pendeta Yahudi yang bernama Nabbasy bin Qais datang kepada Nabi Muhammad Sallallaahu'Alayhi wa Sallam dan berkata : ''Muhammad, mengapa engkau menyuruh kami supaya kami mengikut TUHAN-mu, sedang TUHAN-mu itu bakhil (kikir), bukan?''

Waktu itu perkataan Nabbasy semacam itu di biarkan saja oleh Nabi, dan seketika itu juga ALLAH menurunkan wahyu kepada Nabi Muhammad Sallallaahu'Alayhi wa Sallam yang bunyinya :



''waq aa lati a lyahuudu yadu al l aa hi maghluulatun ghullat aydiihim walu'inuu bim aa q aa luu bal yad aa hu mabsuu th at aa ni yunfiqu kayfa yasy aa u walayaziidanna katsiiran minhum m aa unzila ilayka min rabbika th ughy aa nan wakufran wa-alqayn aa baynahumu a l'ad aa wata wa a lbagh dhaa -a il aa yawmi a lqiy aa mati kullam aa awqaduu n aa ran lil h arbi a th fa-ah aa al l aa hu wayas'awna fii a l-ar dh i fas aa dan wa al l aa hu l aa yu h ibbu a lmufsidiin a.''

''Orang-orang Yahudi berkata: "Tangan Allah terbelenggu" [426], sebenarnya tangan merekalah yang dibelenggu [427] dan merekalah yang dila'nat disebabkan apa yang telah mereka katakan itu. (Tidak demikian), tetapi kedua-dua tangan Allah terbuka; Dia menafkahkan sebagaimana Dia kehendaki. Dan Al-Qur'anyang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu sungguh-sungguh akan menambah kedurhakaan dan kekafiran bagi kebanyakan di antara mereka. Dan Kami telah timbulkan permusuhan dan kebencian di antara mereka sampai hari kiamat. Setiap mereka menyalakan api peperangan Allah memadamkannya dan mereka berbuat kerusakan dimuka bumi dan Allah tidak menyukai orang-orang yang membuat kerusakan.
[426]. Maksudnya ialah kikir. [427]. Kalimat-kalimat ini adalah kutukan dari Allah terhadap orang-orang Yahudi berarti bahwa mereka akan terbelenggu di bawah kekuasaan bangsa-bangsa lain selama di dunia dan akandisiksa dengan belenggu neraka di akhirat kelak.''

Al Qur'an surat Al Maidah ayat 64

Sumber Al Qur'an terjemah bahasa Indonesia dari

Iman Hijrah dan Jihad Blogspot.com : Ejekan Pendeta Yahudi, 'Azir bin Abi 'Azir



Ejekan Pendeta Yahudi, 'Azir bin Abi 'Aziz

Iman Hijrah dan Jihad Blogspot.com - Diriwayatkan bahwa pada suatu ketika Nabi Sallallaahu'Alayhi wa Sallam di kunjungi oleh segolongan dari pendeta-pendeta Yahudi, di antaranya 'Azir bin Abi 'Azir, Nafi' bin Nafi', Huyayyi bin Akhthab dan lain-lainnya. Setelah berhadapan muka dengan Nabi Muhammad Sallallaahu'Alayhi wa Sallam mereka bertanya tentang hal kepercayaan beliau kepada Pesuruh-Pesuruh ALLAH. Nabi bersabda :

''Kami percaya kepada ALLAH, dan segala apa yang diturunkan kepada kami, dan segala apa yang diturunkan kepada Nabi-Nabi Ibrahim, Ismail, Ya'qub dan keuarga dari keturunannya, dan segala apa yang diturunkan kepada Nabi Musa dan Nabi Isa, dan kami percaya kepada kepada segala apa yang telah di berikan kepada Nabi-Nabi dari Tuhan mereka, dan kami tidak membeda-bedakan seorang Nabipun dari antara mereka ; dan kami daripada orang-orang yang menyerahkan diri kepada ALLAH.''

Pada saat Nabi Muhammad Sallallaahu'Alayhi wa Sallam menyebut Nabi 'Isa bin Maryam, mereka mangingkari dan menolak sekeras-kerasnya akan kenabian 'Isa sambil berkata : ''Kami tidak percaya bahwa 'Isa bin Maryam itu Nabi, dan tidak percaya kepada orang-orang yang percaya kepadanya, Muhammad.''

Oleh sebab itu waktu itu ALLAH menurunkan wahyu kepada Nabi Muhammad Sallallaahu'Alayhi wa Sallam yang bunyinya :



''qul y aa ahla a lkit aa bi hal tanqimuuna minn aa ill aa an aa mann aa bi al l aa hi wam aa unzila ilayn aa wam aa unzila min qablu wa-anna aktsarakum f aa siquun a.''

''Katakanlah: "Hai Ahli Kitab, apakah kamu memandang kami salah, hanya lantaran kami beriman kepada Allah, kepada apa yang diturunkan kepada kami dan kepada apa yang diturunkan sebelumnya, sedang kebanyakan di antara kamu benar-benar orang-orang yang fasik ?''

Al Qur'an surat Al Maidah ayat 59

Sumber Al Qur'an terjemah bahasa Indonesia dari

Iman Hijrah dan Jihad Blogspot.com : Ejekan Pimpinan Yahudi, Wahab bin Yahudza



Ejekan Pimpinan Yahudi Wahab bin Yahudza

Iman Hijrah dan Jihad Blogspot.com - Diriwayatkan bahwa pada suatu waktu Nabi Muhammad Sallallaahu'Alayhi wa Sallam berdakwah pula kepada kaum Yahudi, dan ketika itu beliau di iringkan oleh sahabat-sahabat Mu'adz bin Jabal, Sa'ad bin Ubadah, dan Uqbah bin Wahab. Setelah Nabi Sallallaahu'Alayhi wa Sallam berseru dengan panjang lebar kepada mereka, maka mereka menyangkalnya dan tidak mempercayainya. Lalu sahabat Muadz dan kawan-kawannya berkata kepada mereka : ''Oh kaum Yahudi, hendaklah kamu sekalian takut kepada ALLAH ! Demi ALLAH, sesungguhnya beliau (Muhammad) ini Pesuruh ALLAH. Kamu dulu pernah menyebut-nyebut nama beliau kepada kami, dan kamu dulu pernah juga menerangkan sifat-sifat beliau ini kepada kami, tetapi mengapa sekarang kamu ingkar dan tidak mau percaya kepada beliau?''

Tatkala itu Wahab bin Yahudza menyahut : ''Kami sekali-kali belum pernah berkata begitu kepada kamu ; dan ALLAH tidak akan menurunkan kitab lagi sesudah kitab Taurat, dan tidak akan pula membangkitkan seorang Pesuruh dan Nabi lagi sesudah Nabi Musa Alayhi wa Sallam. Perkataanmu itu seluruhnya bohong, dan dari perbuatan kamu sendiri serta sahabatmu (Muhammad).''

Oleh sebab itu ketika itu ALLAH menurunkan wahyu kepada Nabi Muhammad Sallallaahu'Alayhi wa Sallam yang bunyinya :



''y aa ahla a lkit aa bi qad j aa -akum rasuulun aa yubayyinu lakum 'al aa fatratin mina al rrusuli an taquuluu m aa j aa -an aa min basyiirin wal aa na dz iirin faqad j aa -akum basyiirun wana dz iirun wa al l aa hu 'al aa kulli syay-in qadiir un.''

''Hai Ahli Kitab, sesungguhnya telah datang kepada kamu Rasul Kami, menjelaskan (syari'at Kami) kepadamuketika terputus (pengiriman) rasul-rasul agar kamu tidak mengatakan: "Tidak ada datang kepada kami baik seorang pembawa berita gembira maupun seorang pemberi peringatan". Sesungguhnya telah datang kepadamu pembawa berita gembira dan pemberi peringatan. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.''

Al Qur'an surat Al Maidah ayat 19

Sumber Al Qur'an terjemah bahasa Indonesia dari

Iman Hijrah dan Jihad : Ejekan Pimpinan Yahudi, Huyayyi bin Akhthab



Ejekan Pimpinan Yahudi, Huyayyi bin Akhthab

Iman Hijrah dan Jihad Blogspot.com - Diriwayatkan bahwa pada suatu waktu Huyayyi bin Akhthab dan Ka'ab bin Ashraf pergi ke kota Mekah untuk bermusyawarah dan memuat perjanjian dengan kepala-kepala dan penganjur-penganjur Quraisy di Mekah untuk membunuh Nabi Sallallaahu'Alayhi wa Sallam. Disana di langsungkan pertemuan antara mereka dan mereka saling menanyakan tentang hal diri Nabi Muhammad Sallallaahu'Alayhi wa Sallam kemudian kepala-kepala Quraisy bertanya kepada Huyayyi bin Akhthab dan kawan-kawannya : '' Kamu adalah ahli kitab (agama) yang lama, maka dari itu cobalah kamu khabarkan kepada kami tentang hal keadaan diri Muhammad!''

Huyayyi bin Akhthab berkata : '' Sebelum kai menerangkan pendapat kami, lebih dulu kami bertanya kepada kamu tentang hal keadaan diri Muhammad, karena ia itu adalah termasuk bangsa dan golongan kamu.''

Pemimpin-pemimpin Quraisy berkata : ''Menurut pendapat kami, Muhammad itu adalah seseorang dari bangsa kami yang lemah dan terasing dari golongan kami. Lagi pula ia suka memutus-mutuskan persaudaraan, suka mencaci-maki sanak-saudaranya yang tidak mau ikut kepadanya, dan ia suka melakukan kejahatan, suka menyertai pencuri-pencuri dan perampok-perampok orang-orang haji dari Banu Ghifar, dan lain sebagai-nya, yang kurang berguna bagi kami terangkan panjang lebar karena barang kali kamu sudah mengetahuinya.''

Huyayyi bin Akhthab berkata : ''Kalau begitu, sudah barang tentu kami lebih baik daripadanya.''

Kepala-kepala Quraisy berkata : ''Nah, sekarang bagaimana pendapat kamu tentang Muhammad dan pengikut-pengikutnya?''

Huyayyi bin Akhthab menjawab : ''Agama kamu lebih baik dan kamu lebih mendapat petunjuk ke jalan yang lurus dari pada Muhammad dan pengikut-pengikutnya.''

Oleh sebab itu waktu itu Nabi Muhammad Sallallaahu'Alayhi wa Sallam menerima wahyu dari ALLAH yang bunyinya :



''alam tara il aa al la dz iina uutuu na sh iiban mina a lkit aa bi yu/minuuna bi a ljibti wa al ththaa ghuuti wayaquuluuna lilla dz iina kafaruu h aa ul aa -i ahd aa mina al la dz iina aa manuu sabiil aa n.''

'' Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang yang diberi bahagian dari Al kitab ? Mereka percaya kepada jibt dan thaghut [309], dan mengatakan kepada orang-orang Kafir (musyrik Mekah), bahwa mereka itu lebih benar jalannya dari orang-orang yang beriman.

Keterangan :
[309] Jibt dan thaghuut, ialah syaitan dan apa saja yang disembah selain Allah s.w.t.



''ul aa -ika al la dz iina la'anahumu al l aa hu waman yal'ani al l aa hu falan tajida lahu na sh iir aa n.''

''Mereka itulah orang yang dikutuki Allah. Barangsiapa yang dikutuki Allah, niscaya kamu sekali-kali tidak akan memperoleh penolong baginya.''



''am lahum na sh iibun mina a lmulki fa-i dz an l aa yu/tuuna al nn aa sa naqiir aa n.''

'' Ataukah ada bagi mereka bahagian dari kerajaan (kekuasaan) ? Kendatipun ada, mereka tidak akan memberikan sedikitpun (kebajikan) kepada manusia [310].

Keterangan
[310] Maksudnya : orang-orang yang tidak dapat memberikan kebaikan kepada manusia atau masyarakatnya, tidak selayaknya ikut memegang jabatan dalam pemerintahan.''



''am ya h suduuna al nn aa sa 'al aa m aa aa t aa humu al l aa hu min fa dh lihi faqad aa tayn aa aa la ibr aa hiima a lkit aa ba wa a l h ikmata wa aa tayn aa hum mulkan 'a zh iim aa n.''

''ataukah mereka dengki kepada manusia (Muhammad) lantaran karunia [311] yang Allah telah berikan kepadanya ? Sesungguhnya Kami telah memberikan Kitab dan Hikmah kepada keluarga Ibrahim,dan Kami telah memberikan kepadanya kerajaan yang besar.

Keterangan :
[311] Yaitu : kenabian, Al-Qur'an, dan kemenangan.

Al Qur'an surat An Nisa' Ayat 51-54

Sumber Al Qur'an terjemah bahasa Indonesia dari