Friday, December 30, 2011

Iman Hijrah dan Jihad : Menyambut Datangnya Tahun Baru Miladiyah 1 Januari 2012

Oleh Ustad Sahdiyan dari Cakung Marilah kita selalu bertaqwa kepada ALLAH Ta'ala, baik didalam keaadan sepi maupun di dalam keaadan ramai. Jangan hanya di dalam keaadan ramai saja kita bertaqwa. Sebab taqwa seperti ini tidak murni karena ALLAH. Begitu pula janganlah hanya bertaqwa di dalam keaadan sepi saja, sebab dalam keaadan ramai justru kita dituntut untuk bertaqwa. Maka sesungguhnya bertaqwa kepada Allah itu merupakan penjagaan dan benteng...

Wednesday, December 28, 2011

Iman Hijrah dan Jihad : Kebijakan dan Kesempurnaan Akal Nabi Muhammad S.A.W.

Tentang kebijakkan atau kecerdasan dan kesempurnaan akal fikiran pribadi Nabi Muhammad s.a.w., tidak akan dapat diragukan lagi oleh siapa saja yang berakal fikiran sehat, sekali pun beliau itu seorang yang ummi. Jelasnya : Barang siapa yang suka memperhatikan urusan-urusan Nabi Muhammad s.a.w., yang tidak berhubungan dengan wahyu atau kenabian beliau, dengan sepenuh perhatian yang didasarkan atas kesucian jiwa, baik yang berkenaan dengan urusan mengatur orang banyak maupun orang yang istimewa dengan kebagusan kelakuannya dan ketinggian perangainya,...

Monday, December 26, 2011

Iman Hijrah dan Jihad : Kesetiaan Nabi Muhammad S.A.W. Dalam Menyempurnakan Janji

Tentang kesetiaan Nabi Muahammad s.a.w dalam menyempurnakan janjinya, dalam riwayat, telah cukup dikenal di kalangan masyarakat, saat itu. Jika Nabi Muhammad s.a.w. sejak kecil mula sudah terkenal kejujurannya dan kebenarannya, maka sudah barang tentu beliau seorang yang setia dalam menyempurnakan janji dan menunaikan amanat. Dan, memang sifat Nabi utusan ALLAH itu harus amanah, disamping sifat kebenarannya. Dikala Nabi Muhammad s.a.w. hendak masuk ke kota Mekkah dengan mengerjakan Umrah, para pemuda Mekkah berkata kepada beliau : ''Demi Allah,...

Saturday, December 24, 2011

Iman Hijrah dan Jihad : Kebenaran Nabi Muhammad S.A.W.

Tentang sifat kebenaran Nabi Muhammad s.a.w, telah cukup terkenal dalam sejarah. Sejak masa kecilnya tidak pernah berdusta, sehingga terkenal do kota Mekah dengan gelar 'Al-Amin', orang yang pernah berdusta, tidak akan diberi gelar dengan gelar 'Al-Amin', karena tidak percaya. Dalam riwayat beliau pernah terjadi perselisihan dan pertengkaran antara para ketua kaum Quraisy, tentang siapa yang patut dan berhak meletakkan Hadjar Aswad ditempatnya semula. Mereka akhirnya memutuskan, ''Orang yang berhak meletakkan Hadjar Aswad itu ialah siapa yang...

Thursday, December 22, 2011

Iman Hijrah dan Jihad : Keadilan dan Kejujuran Nabi Muhammad S.A.W.

Tentang sifat keadlilan dan kejujuran pribadi Nabi Muhammad s.a w. telah terkenal dalam riwayat, bahkan di masa beliau belum di angkat menjadi Nabi utusan ALLAH, sudah dikenal di kalangan masyarakat kota Mekah, sehingga beliau terkenal dengan nama 'Al Amin', seorang terpercaya dan jujur. Dalam melakukan keadilan, Nabi Muhammad tidak pernah membedakan antara seorang dari seorang. Karena dari keadilan dan kejujuran beliau dalam menjatuhkan keputusan, maka orang ramai merasa puas terhadap keputusannya. Diriwayatkan oleh Turmudzi dari sahabat...

Saturday, December 17, 2011

Iman Hijrah dan Jihad : Keberanian dan Ketabahan Hati Nabi Muhammad s.a.w.

Tentang keberanian dan ketabahan Nabi Muhammad s.a.w telah cukup terkenal dalam riwayat, sehingga dinyatakan oleh beberapa orang sahabatnya, bahwaa beliau seorang pemberani. Diriwayatkan oleh ad Darimi dari sahabat Ibnu 'Umar r.a., ia berkata; ''Saya belum pernah melihat seorang yang lebih berani dan lebih tabah hati serta lebih pemurah daripada Rasulullah s.a.w.'' Diriwayatkan oleh Al Bukhari dan Muslim dari sahabat Anas bin Malik r.a. Berkata ; ''Kaa na rasulullah, asyja'annasi.'' ''Adalah Rasulullah s.a.w. Itu seberani-beraninya manusia.'' Kata...

Wednesday, December 14, 2011

Iman Hijrah dan Jihad : Keteguhan Pendirian Nabi Muhammad s.a.w.

Tentang keteguhan pendirian Nabi Muhammad dalam menegakkan dan mempertahankan kebenaran Islam, sebenarnya telah cukup diriwayatkan dalam riwayat perjalanan beliau berdakwah di Mekkah dan seterusnya sampai beliau berhijraah. Diantaranya dapatlah kamu kutip lagi seperti berikut : Tatkala Nabi Muhammad telah menyampaikan dakwahnya kepada kaum Quraisy yang mengandung arti, mencela berhala-berhala dan diri mereka yang suka menyembah berhala dan kelakuan mereka yang suka ber-taqlid saja kepada para nenek moyang mereka, maka pada sekali saat para...

Sunday, December 11, 2011

Iman Hijrah dan Jihad : Keluhuran Budi Pekerti Nabi Muhammad S.A.W.

Untuk melengkapi blog Iman Hijrah dan Jihad ini, maka kami kutipkan beberapa riwayat yang menerangkan kebaikan dan keluhuran budi pekerti Nabi Muhammad s.a.w. baik yang berasal dari usaha beliau sendiri, atau yang timbul karena fitrah atau pembawaab lahir. Terlebih dahulu kami jelaskan, bagaimana pribadi Nabi Muhammad s.a.w. sebelum pernyataan ALLAH dengan firman-firman-Nya, yang menerangkan bahwa beliau senantiasa dalam budi pekerti yang baik dan tingkah laku yang terpuji. Menurut riwayat, sebelum pernyataan ALLAH tersebut, beliau senantiasa...

Wednesday, December 7, 2011

Iman Hijrah dan Jihad : Akibat dan bahaya bagi kaum Muslimin yang tidak berjihad

Nabi Muhammad s.a.w., pernah bersabda : ''Idztaraktumul jihaada sallathallah 'alaikum dzullayanzi'uhu hatta tarji'u ilaa dinikum'' ''Apabila kamu meninggalkan jihad, ALLAH pasti menurunkan atas kamu kehinaan, ALLAH tidak mencabutnya sehingga kamu kembali kepada agamamu'' (Hadts riwayat Abu Dawud dan lainnya dari Ibnu 'Umar r.a.) ''Man maata walam yaghzu wa lam yuhaddats bihi nafsah mataa 'alaa syughbati minnafaaq'' ''Barang siapa mati, padahal ia belum pernah berperang, dan tidak pernah bercita-cita pada dirinya akan berperang, ia mati di atas...

Monday, December 5, 2011

Iman Hijrah dan Jihad : Puasa Hari Asyura dan Pahalanya Bulan Muharram

Saudaraku, sekarang kita berada di bulan Muharram, pada awal tahun baru hijriyah. Berdasarkan dalam beberapa hadis, terdapat anjuran daripada Rasulullah SAW kepada umat Islam untuk berpuasa pada tanggal sepuluh bulan Muharram. Tanggal sepuluh bulan Muharram biasa disebut dengan Hari ’Aasyuura (Hari kesepuluh bulan Muharram). Suatu ketika Nabi Muhammad SAW mendapati kaum Yahudi sedang berpuasa pada hari ’Asyuura. Lalu beliau bertanya mengapa mereka berpuasa pada hari itu. Mereka pun menjelaskan bahawa hal itu untuk memperingati hari dimana Allah...

Sunday, December 4, 2011

Iman Hijrah dan Jihad : Hukum Wajib Berjihad bagi kaum Muslimin tetap berlaku di sepanjang masa

Sekalipun bagaimana keluasan arti ''jihad'' sepanjang pimpinan Islam(Qur'an dan Sunnah), namun hukum wajib berjihad bagi kaum Muslimin tetap berlaku di sepanjang masa dan dimana tempat ; karena tidak di dapat satu keteranganpun baik dari Al-Qur-an maupun dari hadits shahih yang menunjukkan bahwa hukum jihad telah di hapuskan. Mengapa demikian? Karena orang-orang kafir, orang-orang Musyrik dan orang-orang yang merintangi/mengganggu tersiarnya da'wah Islamiyah tetap ada dan selalu berusaha akan memusnahkan ruh Islam dan memadamkan cahaya Islam...

Friday, December 2, 2011

Iman Hijrah dan Jihad : Jenis Peperangan dan Jumlahnya serta tertibnya

Oleh para ulama ahli tarikh Islam, telah diriwayatkan dalam kitab-kitab tarikh mereka yang besar-besar, bahwa peperangan-peperangan yang terjadi pada zaman Nabi Muhammad s.a.w itu ada dua macam, yaitu 1. Sariyyah, 2. Ghazwah. Adapun yang dinamakan ''Sariyyah'' itu ialah peperangan yang dilakukan oleh pasukan balatentara Islam yaang dikirim oleh Nabi Muhammad s.a.w, jadi peperangan yang didalamnya Nabi tidak turut serta. Sariyyah ini pada masa itu terjadi sampai 35 kali. Adapun yang disebut ''Ghazwah'' itu ialah peperangan yang dikunjungi oleh...

Monday, November 28, 2011

Iman Hijrah dan Jihad : Persiapan Nabi Muhammad dan kaum Muslimin untuk mempertahankan Islam

Sebelum mereka (Kafirin dan Musyrikin)memerangi kaum Muslimin, Allah telah menurunkan wahyu kepada Nabi Muhammad s.a.w ''Telah diizinkan(berperang), bagi orang-orang yang diperangi, karena sesungguhnya mereka telah dianiaya. Dan sesungguhnya Allah, benar-benar Maha Kuasa menolong mereka itu.'' ''(yaitu)orang-orang yang telah diusir dari kampung halaman mereka tanpa alasan yang benar, kecuali mereka berkata: ''Tuhan kami hanyalah ALLAH''. Dan sekiranya Allah tiada menolak(keganasan) sebagian manusia dengan sebagian yang lain, tentulan telah...

Friday, November 18, 2011

Iman Hijrah dan Jihad : Maksud dan Tujuan Islam Memerintah Jihad

Benar bahwa di dalam Islam ada perintah kepada kaum Muslimin supaya berjihad fi sabilillah, tetapi jihad itu bukan untuk memaksa manusia supaya memeluk islam, dan bukan pula untuk melebarkan daerah kekuasaan Islam, akan tetapi semata-mata untuk mempertahankan diri, melindungi umat Islam dalam mengerjakan agamanya, dan untuk melawan dan menahan serangan musuh yang nyata-nyat hendak membunuh cahaya Islam dana semangat Al-Qur-an Coba pikirkan lebih jauh, betapa akibatnya memaksa orang lain dengan senjata supaya ia memeluk suatu agama. Sedangkan...

Sunday, November 13, 2011

Iman Hijrah dan Jihad : Betulkah Islam tersiarnya dengan pedang?

Berhubung berkenaan dengan soal ''jihad'' terhadap Kafirin, Musyrikin dan Munafikin, maka perlulah soal jihad terhadap ketiga golongan tersebut kami jelaskan seperlunya. Dan pertanyaan yang tercantum diatas sebagai topik ini dapat dijawab dengan alasan-alasan dan bukti-bukti dalam kitab suci Al-Qur'an dan kitab hadits serta kitab tarikh yang boleh dipercaya. Pertama-tama pertanyaan itu kami jawab dengan tegas : ''Tidak, sama sekali tidak!'' Dakwaaan atau tuduhan orang yang mengatakan : '' Bahwasanya Islam itu tersiarnya dengan pedang terhunus,...

Friday, November 4, 2011

Iman Hijrah dan Jihad : Jihad Menurut Islam

Agar supaya bertambah jelas semua uraian atau keterangan tentang jihad, macamnya dan tingkatannya tersebut di muka, maka perlulah memberikan lagi penjelasan-penjelasan sekalipun dengan ringkas, dengan pandangan-pandangan dari ulama-ulama ahli tafsir dan ahli hadist yang terkenal di segenap penjuru dunia Islam. Mula-mula ''Jihad fi sabilillah'' (berperangnya membela agama ALLAH) itu bagi tiap-tiap orang Islam berkewajiban mengerjakannya. Adapun yang dmaksudkan dengan ''berperang'' itu sudah tentu memerangi orang-orang yang menyekutukan Tuhan dan...

Monday, October 31, 2011

Iman Hijrah dan Jihad : Jihad Terhadap Kaum Kafirin dan Musyrikin

Jihad yang keempat ini, ialah jihad terhadap orang-orang yang menyekutukan Tuhan (musyrikin) dan orang-orang yang tidak percaya kepada Tuhan (Kafirin), tiap-tiap orang Islam wajib mengerjakannya, dan orang-orang yang beriman dan yang telah mengerjakan dengan sempurna ketiga jihad seperti tersebut di muka. Dan jihad ini di dalam Islam terbagi atas empat tingkatan. Pertama, mengerjakan jihad itu dengan tangan atau anggota tubuh lainnya. Kedua, jika tidak kuasa dengan tangan atau yang semisalnya, wajib mengerjakannya dengan lisan, Ketiga, jika...

Friday, October 21, 2011

Iman Hijrah dan Jihad : Tentang Jihad terhadap ahli menganiaya, ahli kejahatan dan ahli bid'ah

Jihad yang ketiga ini, jihad terhadap ahli menganiaya, ahli kejahatan dan ahli bid'ah, wajib pula dikerjakan oleh tiap-tiap orang islam, dan wajib juga dikerjakan oleh tiap-tiap orang yang telah beriman kepada ALLAH. Artinya, seorang Islam atau yang telah beriman jika ia telah berjihad terhadap hawa nafsunya sendiri dan terhadap syaithan, wajiblah ia kemudian berjihad terhadap tiga golongan tersebut. Dan jihad ini di dalam Islam ada terbagi atas tiga tingkatan. Pertama, memerangi dengan tangan atau anggota tubuh lainnya. Kedua, jika tidak...

Thursday, October 20, 2011

Iman Hijrah dan Jihad : Sesanti Warga Sapta Darma

Sesanti ING NGENDI BAE MARANG SAPA BAE WARGA SAPTA DARMA KUDU SUMUNAR PINDA BASK...

Iman Hijrah dan Jihad : Wewarah Pitu

Wewarah Pitu Wajibing Warga Sapta Darma saben warga kudu netepi wajib: 1. Setya tuhu marang Allah Hyang Maha Agung, Maha Rokhim, Maha Adil, Maha Wasesa lan Maha Langgeng. 2. Kanthi jujur lan sucining ati kudu setya anindakake angger-anggering negarane. 3. Melu cawe-cawe acancut tali wanda njaga adeging Nusa lan Bangsane. 4. Tetulung marang sapa bae yen perlu, kanthi ora nduwe pamrih apa bae, kejaba mung rasa welas lan asih. 5. Wani urip kanthi kapitayan saka kekuwatane dhewe. 6. Tanduke Marang warga bebrayan kudu susila kanthi alusing...

Wednesday, September 28, 2011

Iman Hijrah dan Jihad : Tentang Jihad Terhadap Syaithan

Tentang berjihad terhadap syetam, ini pun tiap-tiap orang Islam wajib mengerjakannya, dan juga jihad inilah yang termasuk utama yang harus dikerjakan oleh orang-orang yang telah beriman kepada ALLAH. Oleh karena apa yang disebut jihad itu ialah ''bersungguh-sungguh mencurahkan segenap kekuatan, musuh wajiblah kita melawannya. Padahal oleh ALLAH telah dinyatakan bahwa syathan-syaithan itu adalah msuh kita, sebagaimana firman-Nya yang bunyinya : ''Innasyaithaana lakum 'aduwwu fattajidzuuhu 'aduwwu'' ''Bahwasanya syaithan itu musuh kamu sekalian,...

Iman Hijrah dan Jihad : Tentang Jihad Terhadap Nafsu

Tentang Jihad yang pertama ini tiap-tiap orang islam wajib mengerjakannya, dan jihad inilah yang terutama yang harus dikerjakan oleh tiap-tiap orang yang beriman. Menurut riwayat Nabi Muhammad s.a.w. pernah bersabda : ''Afdholul jihaadi ayu jaahidar rajulu nafsahu wahawaahu'' ''Semulia-mulia peperangan itu ialah berperangnya seorang laki-laki terhadap nafsunya dan hawanya'' Hadist ini diriwayatkan oleh Imam Ibnu Najjar dari sahabat Abi Dzarrin r.a.(hadist dha'if) ''Afdhalul jihaadi man jaahada nafsahu fii dzaa tillahi 'azza wa jalla'' ''Semulia-mulia...

Saturday, September 17, 2011

Iman Hijrah dan Jihad : Pengertian Jihad di dalam Islam, Penjelasannya dan Tingkatannya

Orang yang berniat menuntut kebenaran harus mengetahui, bahwa perkataan ''jihad'' itu bahasa 'Arab, yang artinya menurut yang asli ialah:''bersungguh-sungguh mencurahkan segenap tenaganya untuk melawan musuh''. Adapun perkataan ''jihad'' itu berasal dari perkataan ''jahd'' yang artinya kekuatan. Menurut keterangan sahabat Ibnu Abbas r.a. Perkataan ''jihad'' itu artinya :''mencurahkan segenap kekuatan dan bukanlah ketakutan untuk membela Allah terhadap...

Iman Hijrah dan Jihad : Cara Pandang Seks Suami Isteri dalam Islam

Syeikh Yusuf al Qaradhawi mengatakan bahwa al Qur’an tidaklah melupakan aspek seksual dan hubungan badan antara suami dan istrinya. Didalamnya terdapat petunjuk kepada jalan yang paling lurus yang mengantarkan kepada fitrah dan insting yang pada saat bersamaan ia menjauhkannya dari kerusakan dan penyimpangan. Telah diriwayatkan bahwa orang-orang Yahudi dan Majusi terlalu berlebihan didalam menjauhkan para wanitanya pada saat haidh sedangkan orang-orang...